TRIBUNWOW.COM - Laga Persijap Jepara vs Persis Solo yang berlaga di pekan ke-24 Super League diwarnai kartu merah.
Laga Persijap Jepara vs Persis Solo berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara pada Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Laga Persijap Jepara vs Persis Solo bisa disaksikan melalui tayangan Indosiar dan link live streaming Vidio.com.
Baca juga: Hasil Persijap Jepara Vs Persis Solo Babak Pertama: Skor Kacamata Diwarnai Handsball Invisible
Dalam 5 menit pertama, Persis Solo mendominasi permainan dengan mengutamakan umpan bola lambung.
Namun, pertahanan Persijap Jepara dengan disiplin mengawasi para pemain Persis Solo.
Duel one on one kerap terjadi antar kedua kesebelasan.
Riyandi melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-6 saat Borja Herreira melakukan swing in.
Bola yang tepat berada di atas gawang Riyandi masih bisa ditepis.
Maricic sempat mengancam gawang Persijap Jepara di menit ke-15 melalui tendangan luar kotak penalti.
Sayangnya tendangan itu terlalu lemah sehingga mudah terbaca Kiper Ardiansyah.
Dejan Tumbas yang mendapatkan umpan dari Zanadine Fariz di menit ke-24 belum mampu dijadikan goal.
Zanandine Fariz yang melakukan aksi individu dengan melewati beberapa pemain Persijap Jepara di sisi kanan lapangan mengumpankan ke Dejan Tumbas.
Dejan yang mengeksekusi tendangannya masih melebar, ini menjadi kesempatan emas yang terbuang sia-sia.
Di menit ke-37, wasit tak melihat adanya handsball yang dilakukan oleh Bruno Gomes.
Bermula dari tendangan voli Guarrotxena di kotak penalti yang mengenai kedua tangan Bruno Gomes.
Para pemain Persijap Jepara sempat melakukan protes namun wasit tidak melakukan call ke VAR sehingga permainan tetap dilanjutkan.
Wasit menambahkan 2 menit di babak pertama, namun tak ada gol yang tercipta.
Baca juga: Duel Panas Derbi Jateng Persijap Jepara Vs Persis Solo: Akankah Posisi Kiper Asing Tersingkir?
Riyandi melakukan penyelamatan perdana di babak kedua saat gawangnya terancam oleh Franca di menit ke-47.
Wasit sempat mengangkat kartu merah pada Rubio atau José Luis Espinosa Arroyo di menit ke-50.
Hal ini karena Rubio yang mengangkat kaki terlalu tinggi untuk mengambil bola.
Kaki tinggi Rubio mengenai pipi dari Roman Paparyha yang terjatuh di dekat kotak penalti.
Wasit melakukan checking VAR dengan review on field pada insiden itu.
Checking itu dilakukan apakah bola lebih dulu mengenai kepala Paparyha atau lebih dulu mengenai kaki Rubio.
Hasilnya, kepala lebih dulu mengenai Paparyha baru ada upaya dari Rubio yang mengangkat kaki tinggi.
Wasit menganulir kartu merah menjadi kartu kuning.
Aksi individu Roman Paparyha yang sudah one on one dengan kiper Persijap Jepara belum mampu menjebol gawang di menit ke-66.
Namun, ternyata wasit garis sudah memutuskan Paparyha terjebak offside.
Di menit ke-76 wasit melakukan checking VAR pada Rubio yang melanggar Paparyha.
Kaki dari Rubio menyelinap di antara kaki Paparyha membuatnya mandi lebih cepat karena mendapatkan kartu kuning kedua.
Kiper: Muh Ardiansyah
Belakng: Diogo Brito, Firman Ramadhan, Jose Luis, Rahmat Hidayat
Gelandang: Borja Herrera, Borja Martinez, Carlos Franca, Lucas Morelatto, Wahyudi Hamisi
Penyerang: Iker Guarrotxena
Kiper: Muhamad Riyandi
Belakang: Dusan Mijic, Eky Taufik, Kadek Raditya, Luka Dumancic
Gelandang: Andrei Alba, Dejan Tumbas, Miroslav Maricic, Zanandin Fariz
Penyerang: Bruno Gomes, Roman Paparyha
(TribunWOw.com/ Tiffany Marantika)