TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabar mengejutkan datang dari dunia suporter tanah air.
Viking Persib Club resmi memutuskan untuk "mengistirahatkan" slogan legendaris “Bonek Viking Satu Hati” mulai Kamis (5/3/2026).
Keputusan ini diambil menyusul dugaan insiden penyerangan terhadap sejumlah Bobotoh saat melawat ke Surabaya.
Menanggapi situasi panas tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mengaku kaget dan prihatin.
Pria yang akrab disapa Pak Haji ini berharap gesekan yang terjadi tidak merusak persaudaraan panjang yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Baca juga: Viking Persib Club Jaga Jarak dengan Bonek setelah Pengeroyokan Anggota di Surabaya
Saat ditemui dalam kunjungannya ke Cirebon, Umuh mengaku belum mengetahui secara detail akar permasalahan yang membuat hubungan kedua kelompok suporter tersebut merenggang secara tiba-tiba.
“Saya kaget kemarin Surabaya dengan Bandung katanya agak renggang. Padahal selama ini kita dengan Bonek, apalagi pengurusnya, semua masih bersahabat."
"Surabaya dengan Persib itu dari dulu sudah dianggap keluarga. Mudah-mudahan cepat kembali pulih dan tidak berkepanjangan,” ujar Umuh, Kamis (5/3/2026).
Sikap mengistirahatkan slogan persaudaraan ini merupakan buntut dari rentetan intimidasi dan kekerasan yang diduga dilakukan oknum suporter di Surabaya.
Dalam pernyataan resminya, Viking menyampaikan lima poin sikap yang mengecam segala bentuk kekerasan yang menyebabkan Bobotoh mengalami luka fisik hingga kerugian materi.
Viking menegaskan bahwa selama ini mereka telah berupaya menahan diri demi menjaga mandat para pendahulu.
Namun, karena rentetan kejadian yang dinilai sudah berlangsung cukup lama dan tidak adanya upaya perlindungan bagi suporter tamu, Viking memilih untuk menarik diri dari slogan kebersamaan tersebut hingga waktu yang belum ditentukan.(*)