SajianSedap.com -Kembang goyang merupakan salah satu kue tradisional Indonesia yang terkenal renyah dan ringan.
Bentuknya menyerupai bunga dengan tekstur tipis yang garing.
Nama “kembang goyang” berasal dari proses pembuatannya, yaitu adonan digoreng menggunakan cetakan khusus lalu digoyang hingga kue terlepas dari cetakan.
Meski sering disajikan pada berbagai perayaan, kue ini juga sangat populer sebagai camilan Ramadan dan suguhan khas Lebaran.
Rasanya yang manis dan gurih membuat kembang goyang cocok menemani waktu berbuka puasa atau disajikan untuk tamu yang datang bersilaturahmi saat Hari Raya Idul Fitri.
Jika disimpan dalam toples kedap udara, kembang goyang bahkan bisa bertahan lama dan tetap renyah selama beberapa minggu.
Informasi Resep
Waktu persiapan: 20 menit
Waktu memasak: 40 menit
Total waktu: ±1 jam
Porsi: sekitar 500 gram atau 1 stoples besar
Bahan-Bahan
225 gram tepung beras
50 gram gula halus
2 butir kuning telur
1 putih telur
½ sdt garam
275 ml santan kental
Minyak goreng secukupnya
Wijen secukupnya (opsional)
Tepung beras menjadi bahan utama dalam kue ini sehingga menghasilkan tekstur ringan dan renyah setelah digoreng.

1. Kocok telur, gula halus, dan garam hingga tercampur rata. Tambahkan tepung beras sedikit demi sedikit sambil diaduk.
2. Tuangkan santan perlahan ke dalam adonan sambil diaduk sampai teksturnya halus dan tidak bergerindil.
3. Panaskan minyak dalam wajan cukup banyak. Masukkan cetakan kembang goyang ke dalam minyak hingga benar-benar panas.
4. Angkat cetakan panas lalu celupkan ke dalam adonan. Pastikan adonan tidak menutupi bagian atas cetakan agar mudah dilepas.
5. Masukkan cetakan ke dalam minyak panas lalu goyang perlahan hingga adonan terlepas. Goreng sampai berwarna kuning keemasan dan garing.
6. Angkat kue lalu tiriskan. Setelah dingin, simpan dalam toples kedap udara agar tetap renyah.
Banyak keluarga membuat kembang goyang sejak pertengahan Ramadan sebagai stok kue Lebaran.
Kue ini sering disajikan bersama camilan lain seperti nastar, kastengel, dan putri salju.