SURYA.CO.ID, SURABAYA - Green Nord 27, salah satu kelompok Bonek yang menghuni tribun utara Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur (Jatim), merespons keputusan manajemen Persebaya Surabaya menutup tribun utara Stadion GBT hingga akhir musim kompetisi 2025/2026.

Sebagai kelompok yang menempati area tersebut saat laga kandang, Green Nord 27 menjadi pihak yang paling terdampak atas kebijakan ini.

"No komen dulu," kata Husain Ghazali, koordinator Green Nord 27 kepada SURYA.co.id, Jumat (6/3/2026).

Husain menyebut, pihaknya belum memutuskan langkah selanjutnya bagi anggota Green Nord 27 yang biasa hadir langsung di Stadion GBT.

Menurutnya, belum ada kepastian apakah mereka akan berpindah tribun atau hanya mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar).

Baca juga: Persebaya Tutup Tribun Utara GBT Hingga Akhir Musim, Imbas Petasan dan Ujaran Kebencian

"Intinya kami konsolidasi dulu di internal," tegas Husain.

Alasan Keamanan dan Ketertiban

Pihak manajemen melakukan penutupan tribun utara GBT bukan karena adanya sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Keputusan ini diambil, setelah Manajemen Persebaya melakukan diskusi mendalam dengan jajaran kepolisian dan para stakeholder terkait.

Dasar dari langkah ini, adalah marak dan masifnya ujaran kebencian serta penyalaan petasan di Tribun Utara pada Senin, 2 Maret 2026 lalu. Hal itu terpantau saat pertandingan Persebaya menjamu Persib Bandung pada pekan ke-24 Super League 2025/2026.

Selain terdengar chant yang mengandung ujaran kebencian, letusan petasan juga terdengar cukup masif. Beberapa kali terlihat pula nyala kembang api di area tersebut.

Kondisi ini membuat panitia pelaksana (panpel) pertandingan beberapa kali memberikan peringatan agar suporter menghentikan penyalaan petasan. Bahkan, sempat muncul ancaman bahwa pertandingan akan dihentikan jika letusan petasan terus terdengar.

Namun, ancaman tersebut tidak diindahkan oleh oknum suporter. Letusan petasan dilaporkan terus terdengar hingga pertandingan berakhir.

"Ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan suporter di dalam stadion. Menjaga marwah sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati serta kemanusiaan," terang pihak Persebaya.

Daftar Pertandingan Tanpa Tribun Utara

Penutupan Tribun Utara GBT ini mulai berlaku efektif pada bulan April mendatang. Keputusan ini akan berdampak pada empat laga kandang sisa tim Bajul Ijo pada musim kompetisi ini.

"Keputusan untuk menutup Tribun Utara akan mulai diberlakukan pada home game melawan Persita pada 4 April 2026," pungkas manajemen Persebaya.

Berikut adalah rincian empat pertandingan kandang Persebaya yang terdampak penutupan Tribun Utara:

  • Menjamu Persita Tangerang pada 4 April 2026.
  • Menjamu Madura United pada 17 April 2026.
  • Menjamu PSBS Biak pada 2 Mei 2026.
  • Menjamu Persik Kediri pada 23 Mei 2026.

Langkah tegas ini menjadi upaya Manajemen Persebaya untuk memastikan kondusivitas di Stadion GBT tetap terjaga hingga akhir musim.

Baca Lebih Lanjut
Respons Green Nord 27 Soal Penutupan Tribun Utara GBT Oleh Manajemen Persebaya: Konsolidasi Dulu
Januar
Penjelasan Lengkap Persebaya Soal Tutup Tribun Utara Stadion GBT hingga Akhir Musim 2025/2026
Faridmukarrom
Persebaya Tutup Tribun Utara GBT Hingga Akhir Musim, Imbas Petasan dan Ujaran Kebencian
Cak Sur
Persebaya Tutup Tribun Utara Stadion GBT Hingga Akhir Musim, Buntut Ujaran Kebencian dan Petasan
Eko Darmoko
Suporter Persib Bandung Serbu Persebaya Surabaya setelah Remis di GBT, Beri Respons Mencengangkan
Elfan Fajar Nugroho
Fakta Penting Persebaya Surabaya Jelang Duel Krusial di Samarinda
Wiwit Purwanto
Persebaya Surabaya Tegas Tolak Rasisme, Bela Mikael Tata Lewat Kampanye Say No to Racism
Dyan Rekohadi
Pelatih Persib Bojan Hodak Waspadai Tiga Pemain Persebaya Surabaya Jelang Laga di GBT
Cak Sur
Harga Tiket Borneo vs Persebaya Surabaya, Promo Pelejar Mulai Rp30.000
Wiwit Purwanto
Apa kabar Arif Catur, Persebaya Surabaya Cemas, Bonek Doakan Lekas Membaik
Wiwit Purwanto