Telur jadi sumber protein harian favorit banyak orang, tapi apakah mengonsumsi telur setiap hari aman untuk kesehatan? Ini kata pakar.
Banyak orang bertanya apakah mengonsumsi telur setiap hari aman bagi kesehatan, terutama karena kandungan kolesterolnya. Telur sebenarnya merupakan makanan yang padat nutrisi dan bisa menjadi bagian dari pola makan sehat jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Menurut penjelasan Mayo Clinic Health System (24/4), satu butir telur mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Di dalamnya terdapat sekitar 75 kalori, 5 gram lemak, dan 6 gram protein, serta tidak mengandung karbohidrat. Telur juga mengandung kalium sekitar 67 miligram dan natrium 70 miligram.
Selain itu, telur merupakan sumber vitamin A, vitamin D, dan vitamin B12 yang penting bagi kesehatan tubuh. Telur juga mengandung kolin, yaitu nutrisi yang berperan penting dalam berbagai proses metabolisme tubuh dan fungsi otak.
Telur memang mengandung kolesterol, yaitu sekitar 210 miligram dalam satu butir telur. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kolesterol dari telur tidak selalu berdampak buruk pada tubuh jika dibandingkan dengan sumber kolesterol lainnya.
Masalah kesehatan biasanya muncul bukan dari telur itu sendiri, melainkan dari makanan yang sering dimakan bersamanya, seperti bacon, keju, atau mentega, yang tinggi lemak jenuh dan garam. Kombinasi makanan seperti ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung jika
Menurut penjelasan dari Mayo Clinic Health System, kebanyakan orang sehat dapat mengonsumsi hingga 7 telur per minggu tanpa meningkatkan risiko penyakit jantung.
Artinya, telur bisa dimakan 1 butir setiap hari selama seminggu. Telur bisa menjadi pilihan makanan bergizi untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam.
Bagi sebagian orang yang ingin mengurangi asupan kolesterol, pilihan lain adalah mengonsumsi putih telur saja, karena bagian ini tetap mengandung protein tetapi tidak memiliki kolesterol seperti kuning telur.
Telur bisa menjadi bagian dari pola makan sehat jika diolah dengan cara yang tepat. Saat memasak telur, disarankan untuk tidak menambahkan terlalu banyak bahan tinggi lemak seperti mentega atau keju.
Sebagai alternatif, telur dapat dikombinasikan dengan sayuran, roti gandum, atau salad agar kandungan gizinya lebih seimbang. Dengan cara ini, telur tetap memberikan manfaat nutrisi tanpa menambah asupan lemak berlebih.
Untuk diketahui, Mayo Clinic Health System merupakan jaringan rumah sakit dan klinik yang merupakan bagian dari Mayo Clinic, salah satu lembaga medis paling terkenal di dunia yang berbasis di Amerika Serikat.