Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Sungguh malang nenek penjual pisang di trotoar Jalan Raya Ahmad Yani, Kelurahan/Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Pasalnya dia harus menderita kerugian lantaran barang dagangannya diborong pakai uang mainan.

Tak cuma pisang, pelaku juga membeli bahan sayur kepada Yatemi. Antara lain terong dan tomat.

Ternyata pelaku tega memanfaatkan keterbatasan fisik Yatemi yang sudah lanjut usia hingga mengalami gangguan penglihatan.

Yatemi nenek beruisa 80 tahun merupakan warga Lingkungan Bleton, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Nenek tersebut hanya terduduk lesu di kursi kayu ruang tamu rumahnya saat ditemui TribunJatim.com, seolah terbayang peristiwa penipuan yang menimpanya.

Ketika itu seorang pembeli membayar dagangannya menggunakan uang mainan senilai Rp100 ribu.

Yatemi tengah merana. Masih menancap dalam ingatannya, kejadian dia ditipu pembeli yang membayar pakai uang mainan senilai Rp 100 ribu, beberapa hari lalu. 

Videonya Viral di TikTok

Kisah Yatemi ini sempat diabadikan oleh warga lewat kamera ponsel. 

Video tersebut lantas diunggah akun TikTok @hallo_kamu hingga viral. 

Yatemi bercerita pembeli yang menipunya merupakan seorang laki-laki. 

Pembeli tersebut menghampiri lapak Yatemi untuk memborong pisang. Jumlahnya sebanyak empat sisir pisang. 

Bukan hanya itu, pelaku turut membeli terong, bawang merah, dan tomat, masing-masing satu kantong plastik seberat sekitar 1,5 kilogram.

"Saya tak menaruh curiga saat pembeli itu datang dan membeli dagangan saya," katanya, Sabtu (7/3/2026). 

Kemudian, pria tersebut membayar dengan selembar uang. 

Alami Gangguan Penglihatan

Yatemi mengalami gangguan pada penglihatannya.

Karenanya, kondisi ini menjadi kendala bagi Yatemi dalam membedakan uang asli atau palsu. Uang tersebut pun ia terima. 

"Saya diberi uang selembar. Selanjutnya, pembeli minta kembalian Rp 25 ribu," ungkapnya. 

Pria tersebut bergegas meninggalkan lapak, usai Yatemi menyerahkan uang kembalian. 

Sampai kini, Yatemi masih menyimpan uang mainan itu di dompetnya.

"Saya baru mengetahui kalau itu uang mainan dari warga," paparnya. 

Cuplikan video viral tentang Yatemi ternyata menyedot perhatian warganet. 

Bahkan, sejumlah orang mendatangi rumah Yatemi untuk menyalurkan bantuan. Termasuk, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. 

"Saya sudah mengikhlaskan kejadian ini," tutupnya.(*)

Baca Lebih Lanjut
Kisah Haru Yatemi Nenek Penjual Buah di Nganjuk Ditipu Pembeli, Dagangan Diborong Pakai Uang Mainan
Samsul Arifin
Viral Nenek 80 Tahun di Nganjuk Ditipu Uang Mainan Rp100 Ribu Saat Jualan Pisang
Faridmukarrom
Penjual Takjil di Kota Batu Pakai Bahan Sehat Karena Makanan yang Dijual Juga Dikonsumsi Keluarganya
Eko Darmoko
Alasan Penjual Takjil di Kota Batu Pastikan Dagangan Bebas Bahan Berbahaya
Torik Aqua
Sosok Penjambret di Jakarta Barat yang Pura-Pura Jadi Pahlawan dan Tolong Korbannya setelah Pingsan
Garudea Prabawati
Suasana Jalan Suryakencana Bogor Jelang Puncak Cap Go Meh 2026, Penjual Mainan Barongsai Berjejer
Khairunnisa
Kisah Anggi Penjual Mi Ayam Ditipu Influencer, Diusir Saat Minta Uang Endorse Dikembalikan
Rival al manaf
Ancam Pengendara Pakai Pistol Mainan, 4 Pemuda di Bone Ditangkap Polisi
Ansar
Nenek Aini Ditinggal Keluarga usai Diantar ke IGD, Kini Kritis Sendirian di ICU, RS: Tolong Nurani
Ani Susanti
Sejarah Es Pisang Ijo: Kuliner Makassar yang Kini Populer Sebagai Menu Buka Puasa di Solo
Hanang Yuwono