TRIBUNNEWS.COM - Situasi dejavu diciptakan Massimiliano Allegri usai membawa AC Milan mengalahkan Inter Milan untuk kedua kalinya di kompetisi Liga Italia musim 2025/2026.

Tepat dalam laga bertajuk Derby Della Madoninna yang berlangsung di pekan ke-28 Liga Italia.

AC Milan selaku tuan rumah mampu mempecundangi rival sekotanya dengan skor 1-0 di San Siro, Senin (9/3/2026) dinihari.

Gol tunggal yang diciptakan Pervis Estupinan (35') menjadi pembeda utama hasil akhir laga Derbi Milan jilid kedua.

AC Milan akhirnya berhak mengamankan tiga poin dalam laga ini, sementara Inter Milan lagi-lagi jadi pecundang.

Bagi AC Milan, kemenangan ini terasa sangat berharga, lantaran menjaga asa mereka bersaing di jalur scudetto.

Kini, AC Milan yang berada di peringkat kedua klasemen, mempersempit jarak poin dengan Inter Milan selaku pemuncak, dengan selisih tujuh poin dari total 28 laga yang telah dimainkan.

Baca juga: Hasil Klasemen Liga Italia: AC Milan Hidupkan Asa Scudetto, Klub Emil Audero Masuk Zona Degradasi

Dengan menyisakan 10 laga lagi, persaingan untuk memperebutkan gelar scudetto seakan kembali menyala.

Inter Milan dan AC Milan diprediksi kuat akan menjadi dua kandidat juara utama Liga Italia musim ini.

MERAYAKAN GOL - Para pemain AC MIlan sedang merayakan gol bersama setelah menbobol gawang Inter Milan pada pekan ke-28 Liga Italia di San Siro, Senin (9/3/2026) dini hari WIB. Rossoneri berhasil menang tipis 1-0. (AC Milan)

Tak hanya itu saja.

Kemenangan atas Inter Milan juga mempertegas dominasi AC Milan di laga Derby Della Madoninna.

Pada musim ini saja, AC Milan mampu mengalahkan Inter Milan sebanyak dua kali di kompetisi Liga Italia.

Keberhasilan menumbangkan rival sekota sebanyak dua kali pada musim dan kompetisi yang sama, tentu menjadi dominasi AC Milan atas Inter Milan.

Hal itupun menyisakan catatan mewah bagi AC Milan yang kini dibesut Masimilliano Allegri.

Allegri seakan menciptakan dejavu bisa membawa AC Milan mengalahkan Inter Milan sebanyak dua kali di Liga Italia.

Sebelum bisa mengalahkan Inter Milan beruntun pada musim ini, Allegri sudah pernah melakukan hal sama.

Tepatnya pada musim 2010/2011 alias hampir 1,5 dekade silam.

Pada musim tersebut, Allegri diketahui mampu membawa AC Milan keluar sebagai pemenang scudetto.

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Inter Milan
28
22
1
5
64
22
42
67
2
35
AC Milan
28
17
9
2
44
20
24
60
3
35
Napoli
28
17
5
6
43
29
14
56
4
35
Como
28
14
9
5
46
21
25
51
5
35
Roma
28
16
3
9
38
21
17
51
6
35
Juventus
28
14
8
6
50
28
22
50
7
35
Atalanta
28
12
10
6
39
26
13
46
8
35
Bologna
28
11
6
11
37
34
3
39
9
35
Sassuolo
27
11
5
11
34
36
-2
38
10
35
Udinese
28
10
6
12
33
41
-8
36
11
35
Lazio
27
8
10
9
26
27
-1
34
12
35
Parma
28
8
10
10
20
32
-12
34
13
35
Genoa
28
7
9
12
34
40
-6
30
14
35
Cagliari
28
7
9
12
30
38
-8
30
15
35
Torino
28
8
6
14
28
49
-21
30
16
35
Lecce
28
7
6
15
20
37
-17
27
17
35
Fiorentina
28
5
10
13
30
42
-12
25
18
35
Cremonese
28
5
9
14
22
40
-18
24
19
35
Verona
28
3
9
16
22
49
-27
18
20
35
Pisa
28
1
12
15
20
48
-28
15
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

Dominasi AC Milan atas Inter Milan pun kian tak terbantahkan berkat kemenangan, dinihari tadi.

AC Milan kini tak terkalahkan dalam tujuh pertempuran terakhirnya melawan Inter Milan di semua kompetisi.

Rinciannya, AC Milan mampu meraup lima kemenangan, serta dua kali meraih hasil imbang melawan Inter Milan.

Setelah laga berakhir, Allegri jelas merasa terkesan dengan perjuangan anak asuhnya bisa mengalahkan Nerazzurri.

Hanya saja, ia tetap memilih bersikap rendah hati, bahwa AC Milan bukanlah favorit utama menjuarai Liga Italia musim ini.

Fakta bahwa AC Milan masih tertinggal tujuh poin, menjadi alasan Allegri enggan menyebut AC Milan sebagai calon juara.

"Inter Milan masih unggul tujuh poin, margin yang besar, mereka juga tim yang lebih kuat (jadi mereka masih favorit)" kata Allegri setelah mengalahkan Inter Milan, dilansir Milan News.

"Sekarang kami mencapai 60 poin, kami telah bekerja enam atau tujuh bulan untuk mencapai posisi sebaik mungkin di Maret,"

"Itulah yang terpenting, karena setelah bulan ini, akan ada laga-laga yang menentukan dan musim ini baru ditentukan (pemenangnya)," tukasnya.

Pada laga berikutnya, AC Milan akan gantian bertanding ke markas Lazio di Stadion Olimpico, Senin (16/3/2026) dinihari.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Baca Lebih Lanjut
Milan vs Inter, Harapan Terakhir Rossoneri Merebut Scudetto dari Nerazzurri
Drajat Sugiri
Rapor Pemain AC Milan vs Inter Milan: Estupinan Jadi Pahlawan Derby, Luis Henrique Disorot
Briandena Silvania Sestiani
4 Alarm Chivu Jelang AC Milan vs Inter Milan di Liga Italia, Rossoneri Kantongi Keuntungan
Cornel Dimas Satrio
Hasil Liga Italia: Gol Pervis Estupinan Bawa AC Milan Tundukkan Inter 1-0, Perburuan Scudetto Panas!
Briandena Silvania Sestiani
Prediksi Skor AC Milan vs Inter Milan di Liga Italia Serie A Malam Ini
Joko Widiyarso
Hasil Liga Italia: AC Milan Menang Tipis 1-0 atas Inter, Rossoneri Kuasai Kota Milan Lagi
Hafidh Rizky Pratama
Lawan AC Milan Tanpa Lautaro Martinez, Inter Milan Kans Dibuat Ketar-ketir, 1 Hal Jadi Sebab
Luky Setiyawan
Derby della Madonnina: AC Milan Punya Skuad Internasional, Inter Milan Andalkan Blok Italia
Christoper Desmawangga
Klasemen Liga Italia Terbaru usai AC Milan Kalahkan Inter di Derby della Madonnina
Joseph Wesly
Klasemen Terbaru Liga Italia A Skor 1-0 Hasil Akhir AC Milan Vs Inter Milan, Derby della Madonnina
Nia Kurniawan