BANGKAPOS.COM -- Zendhy Herdian Kusuma akhirnya buka suara usai lama bungkam terkait dirinya yang disebut curi makanan di Restoran Bibi Kelinci.

Pemilik resto, Nabilah O'Brien mengaku alami kerugian Rp 530 ribu imbas pesanan makanan Zendhy dan istrinya tak dibayar.

Kasus ini viral setelah Nabilah muncul dan menyebut dirinya menjadi tersangka dan harus membayar Rp 1 miliar terkait penanganan kasusnya.

Akhirnya Zendhy Kusuma muncul dan mengurai klarifikasi usai dituduh mencuri di restoran milik selebgram Nabilah O'Brien.

Dalam unggahan terbaru di akun Instagram-nya, Zendhy menjelaskan awal mula ia dan sang istri datang ke restoran Bibi Kelinci.

Kata Zendhy, ia kecewa dengan pelayanan di restoran tersebut yang lama dan tak sesuai perjanjian pemesanan di awal.

Baca juga: Sosok Zendhy Herdian Kusuma, Gitaris yang Laporkan Nabilan OBrien usai Curi Makanan dengan Istri

"Pada malam kejadian tersebut, kami datang ke restoran sekitar pukul 22.00 saat itu kondisi restoran masih relatif sepi. Kami kemudian melakukan pemesanan makanan dan minuman sebagaimana umumnya. Namun setelah menunggu cukup lama, pesanan kami tidak kunjung datang."

"Kami beberapa kali menanyakan kepada pelayan mengenai pesanan tersebut padahal awalnya kami diberi tahu bahwa makanan akan selesai dalam waktu 15 menit. Kami menunggu sesuai waktu yang disebutkan namun makanan belum datang," ungkap Zendhy Kusuma, dilansir TribunnewsBogor.com pada Minggu (8/3/2026).

"Kami menanyakan kepada pelayan dan penjelasan yang kami terima saat itu berbeda-beda. Ada yang menyampaikan restoran sedang ramai, ada juga yang mengatakan bahwa makanan akan segera selesai dalam beberapa menit."

"Kami menunggu sesuai informasi yang disampaikan, tapi pesanan juga belum datang, kami enggak mendapatkan kejelasan pesanan kami," sambungnya.

Kesabaran Zendhy pun habis setelah ia menunggu selama dua jam tapi pesanannya tak kunjung diantar.

Zendhy akhirnya mendatangi dapur dan menegur pegawai restoran.

"Setelah menunggu hampir dua jam. Saya kemudian masuk ke area dapur untuk memastikan secara langsung pesanan saya sudah diproses belum."

"Pada saat itu saya tidak dihalangi untuk masuk. Pas saya melihat ke dapur, pesanan kami ternyata belum dibuat dan baru aja mau diproses," pungkas Zendhy.

Setelah berdebat dan pesanannya jadi semua, Zendhy dan istri pun pergi meninggalkan restoran.

"Pada akhirnya pesanan kami diberikan terburu-buru dan beberapa pesanan juga enggak lengkap. Dalam kondisi emosi tersebut kami keluar dari restoran tersebut," imbuh Zendhy.

Diakui olehnya, ia memang tidak membayar makanan dan minuman yang ia pesan karena punya niatan lain.

Yakni Zendhy ingin bertemu dengan penanggung jawab atau pemilik restoran tersebut.

"Ketika kami berada di mobil, pegawai membawa mesin EDC dan meminta bayaran. Kami menyampaikan bahwa kami bersedia melakukan pembayaran namun kami dapat lebih dahulu bertemu dengan penanggung jawab restoran untuk menjelaskan situasi dan kondisi. Setelah itu kami meninggalkan lokasi," akui Zendhy.

Keesokan harinya atau di tanggal 20 September 2025, Zendhy pun kembali datang ke restoran dengan maksud untuk bertemu dengan pemilik restoran.

Zendhy juga ingin meminta maaf atas insiden yang terjadi sebelumnya.

Tapi di tanggal tersebut Zendhy tidak berhasil bertemu dengan Nabilah O'Brien.

Baca juga: Respon Aditya Pendiri Animasi Nussa Rara Dituding Selingkuh, Sebut Mantan Istri Tak Bisa Punya Anak

"Keesokan harinya kami berniat menemui penanggung jawab atau pemilik restoran dengan tujuan untuk menyelesaikan kesalahpahaman baik-baik," kata Zendhy.

"Surat permohonan maaf dan pembayaran yang kami bawa saat itu pun tidak dapat disampaikan secara langsung. Meskipun demikian kami tetap beritikad baik untuk menyelesaikan masalah," sambungnya.

Tak berhasil ketemu Nabilah, Zendhy akhirnya metransfer biaya pesanan makanannya sebesar Rp530.150 di tanggal 27 September 2026.

Alangkah terkejutnya Zendhy saat mengetahui bahwa ia sudah dilaporkan ke polisi oleh Nabilah.

Akhirnya Zendhy kembali mengirimkan uang pesanan ke rekening restoran di tanggal 20 Oktober 2025.

"Kami menegaskan bahwa pembelian makanan dan minuman sudah dibayarkan. Dan bukti transaksi pembayaran tersebut telah kami berikan ke pihak berwenang," pungkas Zendhy.

Karena sudah membayar pesanan tersebut, Zendhy mengaku merasa dirinya tidak melakukan pencurian di restoran Nabilah meskipun pembayarannya tidak dilakukan di hari kejadian.

"Kami mengakui bahwa terdapat kekeliruan dari kami yaitu tidak melakukan pembayaran secara langsung pada saat pesanan sudah selesai disajikan melainkan setelahnya."

"Namun karena pembayaran telah dilakukan, menurut pendapat kami tidak memenuhi unsur pencurian sebagaimana yang berkembang dalam narasi publik saat ini," jelas Zendhy.

Disakmat Nabilah

Menanggapi klarifikasi dari Zendhy, Nabilah memberikan tanggapan.

Tak gentar, Nabilah menskakmat Zendhy di kolom komentar postingan klarifikasinya tersebut.

Nabilah tegas membantah cerita dari Zendhy soal ia menunggu pesanan selama dua jam.

Bahkan kata Nabilah, ia punya bukti valid soal kebohongan Zendhy tersebut.

"Halo pak, saya ikut klarifikasi disini ya. sesuai cctv dan bill, bapak datang kurang lebih pukul 22.51, lalu 22.57 melakukan pesanan takeaway, pukul 23.00 orderan masuk ke dalam sistem. Lalu bapak dan ibu keluar dari restoran 23.53," ujar Nabilah.

"Total waktu yang bapak dan ibu habiskan di restoran saya tidak 2 jam. Saya harap dengan klarifikasi bapak ini, tidak membuat usaha saya semakin terlihat buruk, dan tidak profesional. Terimakasih," sambungnya.

Kasus Berakhir Damai

Perseteruan antara owner restoran Bibi Kelinci, Nabilah Obrein dengan gitaris Zendhy Kusuma dan istrinya, Evi Santi, kini berujung damai. Keduanya sepakat melakukan satu hal agar kasus ditutup.

Nabilah menjadi perbincangan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Padahal dalam satu perkara, Nabilah berposisi sebagai korban atas tindakan Zendhy dan Evi.

Jadi di kasus pertama Nabilah Obrein menceritakan tentang tindakan Zendhy.

Ia dan Evi datang ke Bibi Kelinci lalu memesan 14 menu.

Karena merasa pelayanannya lama, Evi komplain ke dapur lalu mencacimaki kepala dapur.

Pun dengan Zendhy yang kedapatan menggebrak lemari pendingin.

Setelah marah-marah, Zendhy dan Evi membawa semua makanan dan minuman tersebut tanpa mau membayar tagihan sebesar Rp 530 ribu.

Dari situlah kemudian Nabilah melaporkan pasangan suami istri ini ke Polsek Mampang Prapatan.

Keduanya pun ditetapkan sebagai tersangka.

Lalu Nabilah memposting rekaman CCTV Zendhy dan Evi di akun Instagram.

Postingan ini kemudian dilaporkan Zendhy ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik dan penghinaan.

Ia menuntut Nabilah sebesar Rp 1 miliar dan mendesak meminta maaf serta mengaku bahwa telah memfitnah Zendhy dan Evi.

Dalam perkara ini pun Nabilah sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa Nabilah dan Zendhy kini sudah sepakat damai.

Kesepakatan terjadi ketika keduanya dipertemukan dalam upaya mediasi.

"Kemudian melakukan perjanjian damai," katanya.

Atas perjanjian damai itu, baik Nabilah maupun Zendhy sama-sama mencabut laporan polisi.

"Masing-masing sudah melakukan pencabutan dalam pelaporan di masing-masing para pelapornya," katanya.

Selain cabut laporan, Nabilah dan Zendhy juga sepakat melakukan syarat lain.

Bukan memberi uang damai Rp 1 miliar.

Tapi keduanya sepakat menghapus konten di akun masih-masing.

"Tadi di hadapan kita semua melakukan penghapusan di media sosial masing-masing yang memang itu menjadi kesepakatan dalam perdamaian itu," katanya.

Meski sudah cabut laporan, namun polisi tidak secara tegas menjelaskan perihal status tersangka pada kedua pihak.

"Sudah ada pencabutan dari masing-masing pihak terlapor khusunya untuk mencabut dalam pelaporan ini," katanya.

Nabilah Obrein menegaskan kini ia bukan lagi seorang tersangka.

"Pokoknya saya sudah bukan tersangka," katanya.

Ia juga sudah memaafkan Zendhy dan Evi.

"Saya maafkan 100 persen," katanya.

(Bangkapos.com/TribunnewsBogor.com/Kompas.com)

Baca Lebih Lanjut
Drama Restoran Bibi Kelinci, Zendhy Kusuma Ketahuan Curi Makanan, Pemilik Resto Malah Jadi Tersangka
Putri Asti
Usai Tuduh Zendhy Kusuma dan Istri Ambil Makanan, Pemilik Restoran Bibi Kelinci Jadi Tersangka
Tim TribunNewsmaker
Pesan Menohok Nabilah Obrien untuk Zendhy Kusuma & Istri, Merasa Dizolimi Usai Jadi Tersangka: Tega!
Listusista Anggeng Rasmi
Motif Gitaris Zendhy Kusuma Ada di Dapur Restoran Bibi Kelinci, Tak Terima Dituduh Mencuri Makanan
Refly Permana
Sosok Zendhy Kusuma, Gitaris yang Laporkan Nabilah O'Brien hingga Tersangka Usai Viralkan Pencurian
Weni Wahyuny
Sosok Pencuri Makanan yang Laporkan Nabilah O'Brien, Gitaris Band dan Istrinya Psikolog
Ilham Fazrir Harahap
Klarifikasi Zendhy Kusuma Dilaporkan Pencurian di Restoran Nabilah O'Brien, Akui Terpancing Emosi
Moch Krisna
Zendhy Kusuma Klaim Tunggu Lama Sampai 2 Jam di Restoran, Nabilah O'Brien Balas dengan Bukti CCTV
Satrio Sarwo Trengginas
Sosok Nabilah O'Brien Cari Keadilan Usai Jadi Korban Pencurian, Malah Jadi Tersangka & Diperas Rp1 M
Eri Ariyanto
"Capek Banget, Tak Jadi Tersangka” Drama Usai, Nabilah O’Brien Pilih Damai dengan Zhendy Kusuma
Wahyu Septiana