Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kasus pencurian yang dilakukan diduga oleh orang asing di toko kelontong di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten telah dilaporkan ke pihak kepolisian. 

Kejadian dugaan pencurian ini terjadi pada Minggu sore (8/3/2026). 

Pemilik toko, Taufik Hidayat (30) mengatakan pihaknya telah melapor ke kepolisian Polsek Delanggu. 

"Saya sudah buat laporan ke Polsek, kemarin (Senin)," ujarnya kepada TribunSolo.com, Selasa (10/3/2026). 

Baca juga: Waspada! Modus Penipuan Beli Telur dan Tukar Uang oleh 3 Orang Asing di Klaten, Aksi Terekam CCTV

Kasi Humas Polres Klaten, AKP Suwoto membenarkan kasus ini telah ditindaklanjuti kepolisian. 

"Betul (ada laporan), laporan sudah diterima di Polsek Delanggu," ucapnya.

Dipaparkan, kasus ini masih dalam penanganan. 

"Sementara baru ditangani, oleh Satreskrim Polsek Delanggu," jelasnya. 

Kronologi Pencurian di Toko Kelontong Klaten

Pemilik toko kelontong di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, menjadi korban pencurian yang diduga dilakukan oleh orang asing.

Saat kejadian, pelaku sempat mengucapkan beberapa kata dalam bahasa Indonesia yang membuat pemilik toko curiga.

Kejadian berlangsung pada hari Minggu sore (8/3/2026) di toko milik Taufik Hidayat (30).

Taufik menceritakan, setidaknya ada tiga orang asing yang melakukan aksi tersebut, terdiri dari dua perempuan dan satu pria.

Awalnya, para pelaku membeli telur dan meminta tukar uang pecahan Rp 100 ribu.

Saat Taufik masuk ke dalam rumah untuk mengambil uang, pelaku membuntuti dari belakang.

"Dia (pelaku) bilang saya muslim, mau lihat-lihat. Di depan kamar saya stop disini saja," ujarnya kepada TribunSolo.com, Selasa (10/3/2026).

KORBAN TIPU - Pemilik toko, Taufik (30), saat menceritakan kejadian penipuan yang diduga dilakukan orang asing di toko miliknya di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Selasa (10/3/2026). 3 orang asing terekam kamera pengawas (CCTV) toko dan videonya kini beredar di media sosial.
KORBAN TIPU - Pemilik toko, Taufik (30), saat menceritakan kejadian penipuan yang diduga dilakukan orang asing di toko miliknya di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Selasa (10/3/2026). 3 orang asing terekam kamera pengawas (CCTV) toko dan videonya kini beredar di media sosial. (TribunSolo.com/Zharfan Muhana)

Taufik mengaku sudah memegang uang saat pelaku melihatnya dan bahkan meminta uang tertentu.

"Saya kan sudah pegang sama pegang (uang), lalu dia bilang yang baru, Yang lain, yang lain di situ lagi, yang situ lagi," jelasnya.

Seorang pelaku lain diduga mengalihkan perhatian Taufik sehingga aksi pencurian bisa berlangsung.

Upaya Mengambil Video Gagal

Pemilik toko awalnya ingin merekam video untuk mendokumentasikan kedatangan orang asing tersebut.

"Awal datang saya mau video dia orang asing ke sini. Setelah saya foto mau video, enggak boleh (alasan) muslim muslim lah," ucap Taufik.

Ia mengaku sengaja membiarkan pelaku karena merasa terlalu baik dan tidak ingin menyebarkan aib orang lain.

"Saya kan terlalu baik, mungkin dia enggak berjilbab kan nanti tak foto saya menyebarkan aib kan gitu pikir saya. Saya ya udah biarin," tambahnya.

Baca juga: Cerita Pemilik Toko di Delanggu Klaten, Ditipu Orang Mengaku WNA India, Sempat Berbahasa Indonesia

Identitas Pelaku yang Diduga Orang Asing

Taufik juga sempat menanyakan asal pelaku, yang mengaku berasal dari India.

Namun, Taufik meragukan kebenarannya.

"Kalau India, kok wajahnya enggak seperti orang (India)," kata Taufik.

(*)

 

Baca Lebih Lanjut
Cerita Pemilik Toko di Delanggu Klaten, Ditipu Orang Mengaku WNA India, Sempat Berbahasa Indonesia
Putradi Pamungkas
Waspada! Modus Penipuan Beli Telur dan Tukar Uang oleh 3 Orang Asing di Klaten, Aksi Terekam CCTV
Putradi Pamungkas
Yuni Bos Toko Camilan Syok Uang Rp 15 Juta Raib Jelang Lebaran, Ulah Wanita Bermasker Terekam CCTV
Ani Susanti
UPDATE Korban Longsor TPST Bantargebang Bekasi: 3 Orang Meninggal Dunia, Truk Sampah Tertimbun
Wahyu Septiana
Update Korban Tewas Imbas Longsor Sampah Bantargebang Jadi 7 Orang, 6 Selamat
Detik
Diskusi Kamtibmas Paguyuban Kelontong Madura, Polda DIY Jamin Keamanan 24 Jam
Joko Widiyarso
Jaringan Pembobol Kedai Kelontong di Kampar Terkuak, Ada Kerja Sama Pelaku Lapangan dengan Pengedar
Muhammad Ridho
Dipukuli Gegara Ogah Bayar Tukang AC, Bule Rusia Malah Lapor Polisi
Detik
Rekomendasi Tempat Wisata di Klaten untuk Libur Lebaran 2026 Bareng Keluarga atau Sahabat
Rifatun Nadhiroh
TOKO OBAT TRAMADOL DISERANG PETASAN! Tetap Buka saat Ramadhan, Diduga Punya Bekingan Aparat
Muhammad Ulung Dzikrillah