TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hutama Karya mengonfirmasi Jembatan Musi V yang berada di jalur Tol Palembang-Betung dipastikan dapat dilewati selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Kepastian ini setelah Jembatan Musi V telah melewati Uji Laik Fungsi (ULF).
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan mengatakan, setelah ULF, Jembatan Musi V layak dibuka fungsional.
"Jembatan Musi V layak difungsikan, bisa dilewati selama fungsional," kata Iwan kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Rabu (11/3/2026).
Adapun Tol Palembang-Betung dibuka fungsional selama 17 hari mulai tanggal 13 sampai 29 Maret mendatang.
EVP Divisi Operasi dan Pemeliharaan Direktorat Operasi III Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji menerangkan, Jembatan Musi V berada di ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapalbetung), tepatnya pada KM 364+200.
Berlokasi di kota Palembang, Jembatan Musi V secara administratif menghubungkan daerah Kecamatan Kertapati dan Kecamatan Gandus.
"Jembatan Musi V memiliki panjang hampir 1,7 kilometer," terang Dwi.
Detil panjang jembatan tersebut yakni 1.684 meter, lebar 2×12,7 meter dan memiliki ketinggian sekitar 30 hingga 35 meter dari permukaan Sungai Musi yang mengalir di bawahnya.
Dari sisi teknis struktur, Jembatan Musi V menggunakan tipe box girder beton dengan metode balanced cantilever.
Struktur tersebut dirancang untuk memberikan kekuatan optimal pada bentang panjang di atas sungai, sekaligus memastikan stabilitas konstruksi.
"Saat ini kami terus melakukan finishing di Jembatan Musi V dan jalan akses pendekatnya agar dapat nyaman dilalui pengguna jalan tol selama dibuka fungsional," jelas Dwi.
Baca juga: Uji Laik Fungsi Jembatan Musi V Dipastikan Aman, Tol Palembang-Betung Siap Difungsionalkan
Baca juga: Progres Tol Palembang-Betung Capai 73,84 Persen, Pembangunan Jembatan Musi V Jadi Perhatian Utama
Plh Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani memaparkan, dengan hadirnya tol dan Jembatan Musi V, waktu tempuh perjalanan Palembang menuju Betung maupun sebaliknya dapat dipangkas.
Jika sebelumnya ditempuh dalam waktu tiga hingga empat jam, dengan ruas Tol Palembang-Betung sepanjang 53,6 kilometer, maka waktu tempuh dapat dipangkas menjadi sekitar satu jam.
"Sehingga dapat mengurangi kemacetan dan bottleneck, terutama pada periode lalu lintas padat," ujar Hamdani.
Lebih lanjut, kehadiran Tol Palembang-Betung dan Jembatan Musi V diharapkan memperkuat konektivitas regional, memperlancar arus logistik, menurunkan biaya distribusi dan meningkatkan daya saing wilayah.
Infrastruktur ini juga diharapkan menjadi ikon baru pembangunan di Sumatera Selatan dan simbol kemajuan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
”Ke depan, keberadaan Tol Palembang-Betung dengan Jembatan Musi V-nya diharapkan dapat semakin memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Sumatera,” tutup Hamdani.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com