TRIBUNBENGKULU.COM - Ayah korban, Sahamin (59), mengaku tidak mengetahui bahwa anak gadisnya, Sopiah (22), sedang hamil sebelum jasadnya ditemukan di jurang kawasan Liku 9 Jalan Lintas Gunung Kepahiang.
"Masih gadis anak aku tuh," ujar Sahamin kepada reporter TribunBengkulu.com, Rabu (12/3/2026).
Tidak hanya ayah korban, keluarga yang lain juga sulit menerima bahwa Sopiah ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi hamil.
"Dia (Sopiah) ini orangnya pendiam," kata Adi Patiunus, sepupu korban saat wartawan TribunBengkulu.com mengonfirmasi mengenai kondisi korban yang sedang hamil tua.
Fakta tersebut terungkap setelah jasad Sopiah ditemukan di pinggir jurang Jalan Lintas Gunung Kepahiang pada Selasa (10/3/2026).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh masyarakat yang melintas di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yuda Gama, menjelaskan pihak kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jasad korban.
"Berdasarkan laporan dari masyarakat ditemukan mayat di lintas gunung," ujar Bintang.
Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUD Kepahiang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Pertama kita melakukan olah TKP kemudian melakukan penelusuran terhadap para saksi. Selanjutnya kami bawa ke rumah sakit," ungkap Bintang.
Dari hasil identifikasi awal, diketahui jasad tersebut berjenis kelamin perempuan.
"Untuk mayat sendiri berjenis kelamin perempuan," jelas Bintang.
Mayat yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas tersebut kemudian diketahui setelah warga Desa Sungai Pinang, Musi Rawas, yang kehilangan anggota keluarga perempuan beberapa waktu sebelumnya datang mengidentifikasi jenazah di RSUD Kepahiang.
Setelah diidentifikasi oleh pihak keluarga, mereka meyakini jasad tersebut merupakan perempuan yang sedang dicari.
"Iya kita yakin dari pakaian dan dibuktikan dengan hasil sidik jari tadi," ucap Adi Patiunus.
Sopiah sendiri merupakan putri bungsu Sahamin (59) dari empat bersaudara dan bekerja di tempat pembubutan ayam.
"Umurnya 22 tahun, dia sudah lumayan lama bekerja ditempat pembubutan ayam," jelas Adi.
Sementara orang tua korban bekerja sebagai petani kebun sawit di Desa Sungai Pinang, Kabupaten Musi Rawas.
Dari hasil pemeriksaan di RSUD Kepahiang, diketahui korban dalam kondisi hamil tua. Bahkan ditemukan bayi di dalam tubuh jenazah yang juga telah meninggal dunia.
Direktur RSUD Kepahiang, Febi Nursanda, mengungkapkan bahwa ditemukan jasad bayi di dalam tubuh jenazah tersebut.
"Iya ada bayinya jenazah tersebut," ucap Febi.
Ia menjelaskan bayi tersebut juga telah meninggal dunia.
"Iya kondisi bayinya juga sudah meninggal dunia," ujar Febi.
Namun Febi belum bisa memberikan keterangan terkait usia bayi dan jenis kelamin.
Atas kejadian tersebut, keluarga meminta agar dilakukan autopsi terhadap jenazah korban bernama Sopiah untuk mengetahui penyebab kematiannya.