TRIBUNSTYLE.COM - Kepergian Vidi Aldiano pada 7 Maret 2026 meninggalkan duka yang begitu dalam bagi banyak orang.
Setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit, sang penyanyi akhirnya mengembuskan napas terakhir berjuang melawan Kanker Ginjal yang telah dideritanya sejak 2019.
Pada pagi 8 Maret 2026, keluarga, sahabat, serta para pelayat mengantarkan Vidi Aldiano ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Tanah Kusir.
Suasana pemakaman dipenuhi rasa haru. Tangis keluarga dan kerabat pecah ketika prosesi berlangsung, menandai perpisahan terakhir dengan sosok yang selama ini dikenal hangat, penuh energi, dan selalu membawa keceriaan bagi orang-orang di sekitarnya.
Duka yang mendalam tentu dirasakan oleh orang terdekatnya, termasuk sang istri, Sheila Dara Aisha.
Perempuan yang selama ini setia mendampingi Vidi dalam masa-masa sulit itu tampak tegar meski jelas menyimpan kesedihan yang begitu besar.
Sejak kabar wafatnya Vidi tersebar, perhatian publik pun ikut tertuju pada Sheila.
Baca juga: Tangis Rindu Sang Ibu di 7 Hari Kepergian Vidi Aldiano, Besbarini Berdoa Ingin Ketemu di Mimpi
Banyak orang menyoroti bagaimana ia tetap mendampingi sang suami hingga akhir hayat, menjadi sosok yang tak pernah absen dalam setiap proses pengobatan.
Di tengah suasana duka itu, ada satu detail kecil yang justru mencuri perhatian publik.
Sebuah kerudung berwarna biru yang dikenakan Sheila saat prosesi pemakaman menjadi simbol kenangan yang penuh makna.
Kerudung tersebut ternyata bukan sekadar pilihan busana.
Benda sederhana itu menyimpan cerita panjang tentang perjalanan mereka menghadapi penyakit yang telah menemani Vidi selama beberapa tahun terakhir.
Kerudung biru itu diketahui selalu dibawa Sheila saat mendampingi suaminya menjalani berbagai rangkaian pengobatan kanker ginjal.
Dari rumah sakit ke rumah sakit, dari satu tahap perawatan ke tahap lainnya, kerudung itu seolah menjadi saksi bisu perjuangan mereka.
Bagi sebagian orang, mungkin kerudung itu hanya terlihat sebagai aksesori biasa.
Namun bagi Sheila, benda tersebut menyimpan banyak kenangan tentang hari-hari penuh harapan, kecemasan, doa, dan kekuatan yang mereka lalui bersama.
Psikolog pun memberikan pandangannnya soal Sheila yang memilih memakai kerudung yang memiliki kenangan bersama mendiang suaminya.
Sani Budiantini Hermawan mengatakan, setiap orang memiliki cara sendiri untuk menghadapi sebuah kehilangan.
"Saya percaya bahwa semua orang yang mengalami kedukaan atau grieving itu memiliki caranya sendiri untuk mengatasi atau memproses itu semua kedukaan tersebut," kata Sani, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (12/3/2026).
"Di mana tentunya tidaklah mudah bagi setiap orang," tambahnya.
Menurut Sani, keputusan Sheila mengenakan kerudung tersebut sebagai cara untuk dirinya melepas rindu dan mengingat kembali momen-momen indah bersama mendiang suami.
Hal itu biasa dilakukan oleh kebanyakan orang yang tengah berduka.
"Salah satu hal yang biasa memang dilakukan ketika dalam masa grieving adalah mengingat kembali hal-hal yang menyenangkan atau momen-momen tertentu yang spesial yang membuat rasa kangen atau rasa rindu itu bisa terpenuhi."
"Misalnya ada orang yang kembali ke restoran tempat mereka sering kunjungi, atau hal-hal tertentu apakah syal, topi, atau kerudung yang sering dipakai saat momen-momen indah," jelasnya.
Baca juga: Insiden Mengejutkan di Pemakaman Vidi Aldiano, Sheila Dara Syok, Maskernya Ditarik Pria Misterius
Sani menambahkan, Sheila ingin mengenang hal-hal indah bersama Vidi.
"Itu menjadi salah satu simbol bahwa pasangan tersebut mengenang hal-hal indah bersama almarhum pasangannya," bebernya.
"Menunjukkan hal yang spesial sebagai pengingat kenangan bersama almarhum," imbuhnya.
Selain kerudung yang penuh kenangan, warna biru rupanya warna kesukaan Vidi.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya sahahat Vidi, Ranggaz Laksaman @ranggazlaksmana, Minggu (8/3/2026), ia menjelaskan alasan mengapa banyak orang yang datang ke pemakaman suami Sheila Dara itu mengenakan warna biru.
Menurut Ranggaz, warna biru memiliki arti penting bagi Vidi Aldiano karena dianggap sebagai simbol keberhasilan dan keberuntungan dalam hidupnya.
"Hari ini semua orang yang sayang sama kamu pake baju biru, kamu pernah bilang, sesuai feng shui, itu warna keberhasilan dan keberuntungan kamu," tulis Ranggaz .
Ranggaz juga menyampaikan kehadiran begitu banyak orang di pemakaman menjadi bukti bahwa Vidi adalah sosok yang dicintai oleh banyak orang.
"Hari ini kamu berhasil Vid, berhasil dalam hidup, berhasil mengumpulkan sebegitu bayak org untuk hadir buat kamu, tapi yang beruntung kita-kita, beruntung bisa kenal sama orang seperti kamu, beruntung ada kesempatan disayang sama kamu," tulisnya.
Melalui unggahan Instagram-nya Chua Kotak @chuakotak pada Minggu (8/3/2026), ia mengungkap kondisi Sheila Dara saat dirinya melayat pada Sabtu malam.
Bassist grub band Kotak itu menyebut Sheila menyambut hangat para pelayat dan tampak tenang.
"Kami bertemu dengan sang istri, Sheila Dara. Kami pun menyampaikan belasungkawa."
"Tatapannya juga hangat saat menyambut salaman tangan kami, dengan senyum manisnya," tulis Chua.
"Ia terlihat begitu tenang dan ramah," lanjutnya.
Sementara itu, Chua mengaku hampir menangis merasakan kesedihan kehilangan pelantun lagu Nuansa Bening itu.
"Jujur, malah kami yang hampir menangis karena berduka," ujarnya.
Namun melihat ketegaran Sheila, pemilik nama lengkap Swasti Sabdastantri itu pilih menahan air matanya.
"Melihat Sheila setenang dan sekuat itu membuat kami ikut berusaha tegar.
"Masa iya kami yang malah menangis, ya kan?," paparnya.
Ayah Vidi Aldiano, Harry Aprianto Kissowo mengungkapkan kondisi terkini kediaman sang putra.
Kediaman Vidi di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan itu, hingga suasananya masih ramai sahabat dan keluarga dekat.
Mereka juga memberikan hiburan untuk istri Vidi, aktris Sheila Dara Aisha.
"Setiap hari teman-teman Vidi pada ngumpul di rumahnya, memberi hiburan pada Sheila."
"Jadi Sheila juga nggak kesepian," ucap Harry, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Selasa (10/3/2026).
Harry sekaligus memuji sosok Sheila sebagai menantu terbaik.
Terlebih Sheila selalu mendampingi Vidi selama enam tahun mengidap kanker ginjal.
"Sheila menantu yang paling baik," tukasnya.
(Tribunnews.com/Yurika/Ayu)