TRIBUNTRENDS.COM - Kepergian penyanyi Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Suami dari Sheila Dara Aisha itu diketahui meninggal dunia pada 7 Maret 2026 di usia 35 tahun.
Pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano tersebut mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker ginjal yang telah ia derita selama enam tahun.
Sejak kabar duka tersebut beredar, sikap Sheila Dara saat prosesi pemakaman pun menjadi perhatian publik.
Sebagian orang menyoroti sikap diam Sheila yang terlihat tegar saat melepas kepergian sang suami.
Bahkan, ada yang mempertanyakan mengapa bintang film Sore itu tidak terlihat menangis di depan publik.
Namun di sisi lain, tidak sedikit pula yang menilai Sheila sebenarnya sangat terpukul.
Baca juga: Ulang Tahunnya Cuma Beda Sehari dengan Kematian Vidi Aldiano, Aaliyah Massaid: Selamanya dalam Doa
Psikolog Sani Budiantini Hermawan memberikan pandangannya mengenai sikap Sheila Dara dalam menghadapi kehilangan tersebut.
Menurutnya, proses berduka atau grieving process merupakan fase yang sangat personal bagi setiap orang.
"Memang grieving process itu masa yang tidak mudah."
"Tiga bulan itu masa yang paling berat, di mana ketika kita kehilangan pasangan,"
ungkap Sani, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa dukungan keluarga menjadi hal yang sangat penting bagi seseorang yang tengah mengalami kehilangan besar.
"Jadi biasanya kita juga mengujungi makam, kita ada bersama keluarga terdekat untuk didampingi, karena begitu beratnya atau susahnya proses kedukaan itu berlangsung,"
bebernya.
Sani juga menekankan bahwa seseorang perlu mengekspresikan kesedihan agar tidak menimbulkan dampak emosional di kemudian hari.
"Kedukaan itu memang harus diekspresikan, harus diproses, supaya tidak ada delay effect, atau tidak ada hal-hal yang akan menjadi turbulance gitu di masa yang akan datang,"
jelasnya.
Ia menambahkan bahwa proses berduka harus dijalani hingga tuntas.
"Makanya grieving process itu harus dituntaskan."
"Kedukaan itu adalah hak setiap orang untuk mengekspresikannya dan tidak salah."
"Dan tidak boleh ada orang yang menyalahkan atas ekspresi dari setiap kedukaan,"
pungkasnya.
Baca juga: Chef Renatta Temani Vidi Aldiano hingga Embusan Napas Terakhir, Masa Lalu yang Hangat Terungkap
Selain sikapnya yang tenang, publik juga menyoroti kerudung biru yang dikenakan Sheila Dara saat pemakaman.
Kerudung tersebut diketahui memiliki kenangan khusus karena sering dipakai saat Sheila menemani Vidi menjalani pengobatan kanker ginjal.
Menurut Sani, tindakan tersebut merupakan hal yang wajar dalam proses berduka.
"Saya percaya bahwa semua orang yang mengalami kedukaan atau grieving itu memiliki caranya sendiri untuk mengatasi atau memproses itu semua kedukaan tersebut,"
kata Sani.
"Di mana tentunya tidaklah mudah bagi setiap orang,"
tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa banyak orang yang mencoba mengingat kembali momen indah bersama orang tercinta sebagai cara mengatasi rasa kehilangan.
"Salah satu hal yang biasa memang dilakukan ketika dalam masa grieving adalah mengingat kembali hal-hal yang menyenangkan atau momen-momen tertentu yang spesial yang membuat rasa kangen atau rasa rindu itu bisa terpenuhi."
"Misalnya ada orang yang kembali ke restoran tempat mereka sering kunjungi, atau hal-hal tertentu apakah syal, topi, atau kerudung yang sering dipakai saat momen-momen indah,"
jelasnya.
Baca juga: Chef Renatta Kenang Persahabatannya dengan Vidi Aldiano: Jadi Kelinci Percobaan Masakan Aneh!
Bassist band Kotak, Chua Kotak, juga sempat membagikan pengalamannya saat melayat ke rumah duka.
Melalui unggahan Instagramnya, Chua mengungkap bahwa Sheila Dara menyambut para pelayat dengan sikap yang hangat.
"Kami bertemu dengan sang istri, Sheila Dara. Kami pun menyampaikan belasungkawa."
"Tatapannya juga hangat saat menyambut salaman tangan kami, dengan senyum manisnya,"
tulis Chua.
Ia juga menyebut Sheila terlihat sangat tenang saat menerima para tamu yang datang melayat.
"Ia terlihat begitu tenang dan ramah,"
lanjutnya.
Baca juga: Dibongkar Harry Kiss, Sosok Ini Sedekah 100 Porsi Nasi Selama 7 Hari untuk Doakan Vidi Aldiano
Bahkan menurut Chua, para pelayat justru hampir tak mampu menahan air mata.
"Jujur, malah kami yang hampir menangis karena berduka,"
ujarnya.
Namun melihat ketegaran Sheila, mereka memilih untuk menahan tangis.
"Melihat Sheila setenang dan sekuat itu membuat kami ikut berusaha tegar."
"Masa iya kami yang malah menangis, ya kan?,"
paparnya.
Sementara itu, ibunda Vidi Aldiano, Besbarini, turut memuji kesetiaan menantunya.
Menurutnya, Sheila Dara selalu berada di sisi Vidi selama sang penyanyi menjalani pengobatan.
“Oh iya, istrinya juga sangat setia. Alhamdulillah saya punya menantu baik sekali,”
kata Besbarini saat ditemui di TPU Tanah Kusir.
Ia juga menyebut keluarga besar terus bergantian menjaga Vidi selama masa perawatan.
“Dan adik-adiknya Vidi yang sangat luar biasa yang selalu mereka jaga-jaga di sebelah Vidi bersama istri-istri mereka,”
lanjutnya.
Baca juga: Bukan Cuma Raffi Ahmad, Ariel NOAH Turut Support Vidi Aldiano Ketika Pusing Digugat Rp28 Miliar
Besbarini pun mengungkap bahwa sang putra mengembuskan napas terakhir dalam kondisi tenang.
“Vidi pergi dengan sangat-sangat tenang,”
ujarnya.
Banjarmasin Post | TribunTrends.com | Achmad Satrio