TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Meski berada di puncak klasemen, pelatih Ansyari Lubis menegaskan timnya tidak ingin terlalu jauh memikirkan peluang promosi.

Ia memilih fokus pada pertandingan yang tersisa bersama PSS Sleman di kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Saat ini PSS memuncaki Grup Timur dengan koleksi 45 poin dari 21 pertandingan.

Laskar Super Elja unggul empat poin dari Barito Putera di posisi kedua.

Sementara itu, jarak dengan Kendal Tornado FC dan Persipura Jayapura yang berada di peringkat ketiga dan keempat terpaut lima angka.

Dengan margin poin tersebut, peluang PSS untuk promosi otomatis ke Super League Indonesia musim depan memang terbuka.

Namun secara matematis posisi mereka belum sepenuhnya aman.

Sesuai regulasi kompetisi, hanya tim peringkat pertama di setiap grup yang berhak promosi otomatis.

Sementara tim peringkat kedua masih harus menjalani laga playoff untuk memperebutkan satu tiket tersisa.

Menangi 5 pertandingan

Dengan enam pertandingan tersisa, PSS secara hitung-hitungan bisa mengunci promosi otomatis jika mampu menyapu lima laga dengan kemenangan. 

Namun Ansyari menegaskan timnya tidak ingin terjebak dalam berbagai skenario perhitungan tersebut.

“Kami tidak mau berandai-andai. Kami memang masih di peringkat pertama, tetapi kami belum memenangkan apa pun. Masih ada enam pertandingan lagi, bahkan mungkin sampai tujuh jika sampai final,” katanya, Kamis (12/3/2026).

Ia mengingatkan para pemain agar tetap fokus dan tidak terlena dengan posisi di klasemen saat ini.

“Jadi kami harus tetap mawas diri, terus bekerja keras, dan semua pemain harus bertanggung jawab. Peringkat satu bukan berarti kami sudah berada di Liga 1,” tambahnya.

Menurut Ansyari, persaingan menuju promosi masih sangat terbuka karena setiap tim memiliki peluang yang sama untuk bersaing hingga akhir musim.

“Semua tim punya peluang yang sama. Kami tidak boleh menganggap remeh kualitas tim-tim lain yang juga berusaha naik ke atas,” tegasnya.

Kondisi skuad PSS Sleman

Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra, menyampaikan bahwa secara umum kondisi para pemain cukup positif selama menjalani latihan di masa jeda kompetisi. 

“Saat ini semua pemain kami siap. Semua pemain sedang berlatih. Jadi, bagus sekali memiliki banyak pemain yang bugar saat ini,” ujar Pieter, Rabu (11/3/2026).

Dalam pandangannya, mayoritas pemain dalam kondisi kebugaran yang baik memberikan nilai plus bagi tim pelatih menjaga kualitas latihan serta meningkatkan persaingan sehat di internal tim.

Berkaitan dengan hal ini, tim pelatih memiliki kesempatan luas memaksimalkan berbagai program latihan yang telah disusun selama periode jeda kompetisi.

Kemudian, Huistra membeberkan bahwa sejauh ini hanya ada dua pemain PSS yang mengalami cedera dan akhirnya memaksa keduanya tutup musim lebih cepat.

Dua nama ini yakni bek asal Brasil, Cleberson Martins de Souza dan Ferrel Arda Santoso. Namun, untuk Cleberson sudah mulai pulih dan mengikuti latihan bersama tim.

”Hanya Cleberson yang masih cedera dan Ferrel yang cedera lebih lama. Selebihnya bugar dan terus mematangkan persiapan,” tuturnya. 

Strategi Ansyari Lubis

Demi promosi ke Super League atau Liga 1 musim depan, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis telah menyiapkan strategi.

Saat ini, PSS Sleman untuk sementara waktu masih berada di puncak klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.

Seperti diketahui, untuk otomatis lolos ke Super League musim depan, PSS Sleman harus mempertahankan posisinya tersebut di klasemen.

Sebelumnya, Super Elang Jawa berhasil menyapu tiga kemenangan beruntun dan membuat mereka kokoh di puncak klasemen Grup Timur.

Namun dengan menyisakan enam pertandingan di sisa kompetisi, berbagai kemungkinan masalah masih bisa terjadi pada tim kebangaan warga Sleman DI Yogyakarta tersebut.

Yang paling mungkin adalah masalah kebugaran fisik pemain hingga kebutuhan perubahan taktik dan strategi permainan di lapangan.

Tak masalah tanpa striker

Seperti halnya pada pertandingan terakhir, meski harus kehilangan striker pada laga terakhir Laskar Sembada, Ansyari memastikan itu tidak menjadi persoalan besar bagi timnya.

Situasi tersebut sempat terjadi ketika Gustavo Tocantins harus menjalani sanksi, sementara Irvan Yunus Mofu mengalami cedera di tengah pertandingan melawan Persela Lamongan.

Menurut Ansyari, dalam sepak bola modern selalu ada solusi taktik yang bisa diterapkan untuk mengatasi keterbatasan pemain di satu posisi.

Ia mencontohkan penggunaan skema false nine, yang memungkinkan tim tetap menyerang tanpa kehadiran penyerang tengah murni.

“Tidak ada masalah. Dalam sepak bola kita bisa mencari solusi. Contohnya, kita bisa menggunakan skema false nine,” ujar Ansyari, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan, yang paling berat adalah bagaimana timnya tetap konsisten dan bisa mempertahankan level permainan seperti awal putaran ketiga ini.

Siapkan strategi alternatif

Untuk itu, tim pelatih telah menyiapkan berbagai alternatif strategi agar PSS Sleman tetap kompetitif dalam setiap pertandingan demi lolos ke Super League.

“Dengan sisa enam pertandingan ini semuanya bisa terjadi, mulai dari kondisi pemain dan lain-lain. Jadi secara taktikal kita harus banyak melakukan improvisasi,” tuturnya.

Lebih lanjut Ansyari juga memastikan bahwa para pemain sudah memahami berbagai skema yang disiapkan tim pelatih.

Menurutnya, pada sesi latihan, para pemain kerap diberi penyesuaian posisi agar mampu beradaptasi ketika dibutuhkan.

Oleh karenanya, ia menilai para pemain tidak akan kesulitan meski harus dimainkan di posisi yang berbeda dari posisi aslinya.

“Pemain juga sudah paham apa yang diinginkan dari taktikal yang akan kita lakukan. Jadi siapapun yang diturunkan, meskipun bukan di posisi aslinya, mereka sudah melakukan penyesuaian di latihan. Adaptasi mereka juga tidak ada masalah,” jelasnya. 

Kunci tiket promosi

Sebelumnya, Ansyari Lubis mengakui bahwa seluruh pertandingan sisa akan sangat menentukan dalam perebutan tiket promosi.

“Ya, saya kira ini pertandingan semua nanti yang di belakang kita nanti itu semua menentukan. Karena kita lengah sedikit, pasti ada klub yang di bawah kita akan naik gitu lho. Jadi kita butuh konsistensi dari seluruh pemain, butuh fokus, butuh kerja keras,” ujar Ansyari.

Ia menyebut hasil pertandingan tim pesaing membuat persaingan semakin ketat dan meminta seluruh elemen PSS untuk menjaga momentum positif yang tengah menaungi Laskar Sembada sejauh ini.

Di klasemen sementara Grup Timur, PSS Sleman saat ini memuncaki tangga klasemen dengan koleksi 45 poin dari 21 pertandingan.

Mereka unggul empat angka atas Barito Putera di posisi kedua, serta terpaut lima poin dari Kendal Tornado FC dan Persipura Jayapura yang menempati peringkat ketiga dan keempat.

Super Elang Jawa mencatatkan hattrick kemenangan di putaran ketiga setelah menumbangkan Persela Lamongan 1-0 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026). 

Kemenangan ini melengkapi dua hasil positif sebelumnya saat PSS mengalahkan Deltras FC dan Persipura Jayapura. Kini PSS mengoleksi 45 poin dari 21 pertandingan.

Persaingan di bawah PSS juga berlangsung sengit. Persipura kembali menelan kekalahan dari Kendal Tornado FC, membuat Mutiara Hitam turun ke posisi keempat dengan 40 poin. Kendal naik ke peringkat ketiga dengan poin sama, namun unggul head to head.

Sementara itu, Barito Putera sukses mengalahkan Deltras FC dan kini menempati posisi kedua dengan 41 poin.

Untuk lolos ke Liga 1 musim depan, Ansyari Lubis meminta para pemainnya menjaga momentum positif tersebut hingga akhir kompetisi.

“Enam pertandingan tersisa semuanya sangat menentukan. Klub-klub yang berada di bawah kita juga memiliki target promosi. Makanya, kita butuh konsistensi dari seluruh pemain, fokus yang tinggi, serta kerja keras yang maksimal,” tutur Ansyari.

Baca Lebih Lanjut
Syarat PSS Sleman Promosi ke Super League Musim Depan
Joko Widiyarso
Fase Krusial PSS Sleman Demi Misi Promosi ke Super League, Super Elja Wajib Konsisten
Muhammad Fatoni
Hitung-hitungan PSS Sleman, Barito Putera, Tornado FC atau Persipura Jayapura Promosi Super League
Haryanto
Hitung-hitungan Degradasi PSIS Semarang, Persipal Palu, Persiba dan Persiku ke Liga Nusantara
Haryanto
Atur Strategi Kudeta Super Elja, Begini Peluang Barito Putera
Kamardi Fatih
Hitung-hitungan Persipura dan Barito Putera di Championship, Timnas Mana Promosi Super League?
Nia Kurniawan
PSS Sleman Kembali Berlatih Setelah Libur Tiga Hari, Fokus Recovery Training
Joko Widiyarso
PSS Sleman Siapkan Program di Jeda Kompetisi, Jadwal Libur Lebaran Masih Dibahas
Yoseph Hary W
Gagal Promosi ke Liga 2, Ketua Persika Karanganyar: Kami Belum Beruntung
Ryantono Puji Santoso
Barito Putera Lawan Persiku Usai Lebaran, Begini Prediksi Panas Duelnya
Kamardi Fatih