TRIBUNSTYLE.COM - Makam penyanyi Vidi Aldiano sempat menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa kondisi pusaranya mengalami penurunan atau amblas.
Informasi tersebut kemudian dibenarkan oleh petugas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Salah satu perawat makam bernama Jamuri menjelaskan bahwa kondisi makam memang sempat sedikit turun.
Menurut Jamuri, penurunan tersebut terjadi karena tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
"Nah ini kan saya lagi betulin. Kan kemarin agak amblas tuh, sedikit. Karena hujan terus kan agak amblas,” ujar Jamuri, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (13/3/2026).
Pihak perawat TPU Tanah Kusir juga telah menyampaikan kondisi tersebut kepada ibunda Vidi Aldiano.
Baca juga: 6 Tahun Lalu Mbak Rara Pernah Ramal Vidi Aldiano Meninggal, Klaim Tak Takut Diancam Deddy Corbuzier
Proses pembenahan itu dilakukan secara bertahap, mengingat sebelumnya area makam masih ramai didatangi para peziarah yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
"Kemarin kan saya udah kontak ibu almarhum 'Bu ini makam Vidi udah agak amblas, saya mau rapiin'. 'Oh iya, nanti nunggu katanya ada yang ngurus'," kata Jamuri.
"Habis ngomong begitu enggak lama dari koordinator saya, 'udah suruh rapiin katanya'. Ya udah saya rapiin. Tapi belum selesai semua," sambungnya.
Pemasangan rumput di sekitar makam pelantun lagu Nuansa Bening itu juga masih menunggu material yang sedang dipesan.
"Tapi belum dipasang rumput karena rumput masih pesan, paling dua hari dipasang rumput dulu," terangnya.
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) di usia 35 tahun akibat penyakit kanker ginjal.
Ia tutup usia setelah enam tahun berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya.
Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan pada Minggu (8/3/2026) di TPU Tanah Kusir.
Ada hal yang menyita perhatian selama pemakaman Vidi Aldiano, yaitu pakaian berwarna biru yang dikenakan keluarga dan para sahabat.
Istri Vidi, yakni Sheila Dara terlihat mengenakan kerudung pasmina biru yang menutupi kepala.
Selain itu, Raisa, Afgan, Fadil Jaidi, Keanu Angelo hingga Anya Geraldine kompak memakai baju biru saat mengantarkan pelantun lagu Status Palsu tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Pilihan warna yang tampak seragam itu ternyata bukan kebetulan.
Warna biru dipilih oleh para sahabat sebagai simbol penghormatan terakhir kepada Vidi, sekaligus memiliki makna khusus yang berkaitan dengan sang penyanyi semasa hidupnya.
Makna di balik warna biru tersebut diungkap oleh salah satu sahabat Vidi, Ranggaz Laksmana.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya @ranggazlaksmana, Minggu (8/3/2026), ia menjelaskan alasan mengapa banyak orang yang datang ke pemakaman Vidi mengenakan warna biru.
Menurut Ranggaz, warna biru memiliki arti penting bagi Vidi Aldiano karena dianggap sebagai simbol keberhasilan dan keberuntungan dalam hidupnya.
"Hari ini semua orang yang sayang sama kamu pake baju biru, kamu pernah bilang, sesuai feng shui, itu warna keberhasilan dan keberuntungan kamu," tulis Ranggaz .
Ranggaz juga menyampaikan kehadiran begitu banyak orang di pemakaman menjadi bukti bahwa Vidi adalah sosok yang dicintai oleh banyak orang.
"Hari ini kamu berhasil Vid, berhasil dalam hidup, berhasil mengumpulkan sebegitu bayak org untuk hadir buat kamu, tapi yang beruntung kita-kita, beruntung bisa kenal sama orang seperti kamu, beruntung ada kesempatan disayang sama kamu," tulisnya.
Prosesi pemakaman Vidi Aldiano diiringi keluarga, sahabat, hingga masyarakat yang ingin menyaksikan jenazah sang penyanyi untuk kali terakhir.
Di antara pelayat, sosok istri Vidi, Sheila Dara menjadi yang paling disorot.
Sheila terlihat tegar meski harus dipapah oleh seorang kerabat saat berjalan menuju makam.
Ia tampil dalam balutan selendang biru yang ditutupkan di kepala.
Wajahnya tampak ditutupi dengan masker.
Jasad Vidi kemudian diletakkan di sisi makam sebelum akhirnya dimasukkan perlahan ke liang lahat.
Hujan mengguyur cukup deras mengiringi pemakaman Vidi di TPU Tanah Kusir.
Pelayat yang hadir datang membawa payung.
Sementara tanah merah di sekitar makam juga terlihat becek karena derasnya hujan.
Iringan doa juga dilantunkan saat prosesi pemakaman dilakukan.
Suasana berlangsung khidmat saat lantunan Alfatihah dan doa-doa dipanjatkan.
(Tribunnews.com/Indah Aprilin/Salma)