Laporan Adim Mubaroq 


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Operasional 10 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Majalengka dihentikan sementara setelah hasil evaluasi menunjukkan sejumlah dapur belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).


Kebijakan tersebut berdampak langsung pada terhentinya penyaluran makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat di berbagai wilayah Majalengka.


Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Majalengka, Intan Diena Khairunnisa, menjelaskan bahwa penghentian operasional dilakukan setelah adanya evaluasi dari BGN terhadap fasilitas dapur MBG.


“Bahwasanya ada 10 SPPG di Kabupaten Majalengka yang masuk ke dalam surat pemberhentian sementara operasional,” kata Intan saat dikonfirmasi, Sabtu (14/3/2026).

Baca juga: Ngabuburit Tanpa Gadget, Anak-anak di Cirebon Pilih Main Enggrang Hingga Ular Tangga Raksasa


Menurut Intan, salah satu faktor utama penghentian operasional adalah belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada sejumlah dapur yang sebelumnya sudah beroperasi.


“Data tersebut berdasarkan update rekapitulasi, salah satu faktor SPPG belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),” ujarnya.


Ia menegaskan, dapur MBG yang dihentikan operasionalnya dapat kembali beroperasi setelah melengkapi fasilitas IPAL sesuai standar serta mendapatkan surat pencabutan pemberhentian dari Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan.


Penghentian operasional dapur tersebut juga berdampak pada penyaluran makanan bergizi kepada penerima manfaat, karena dapur MBG lain tidak diperkenankan mengambil alih distribusi.


“Sesuai arahan dari atasan tidak ada pengalihan penerima manfaat,” jelas Intan.

Baca juga: 15 Karya Budaya Cirebon Diusulkan Jadi Warisan Nasional, Wayang Kulit Gagrag Sedang Dikaji Mendalam


Meski demikian, ia menyebut penghentian sementara ini merupakan bagian dari upaya evaluasi agar seluruh dapur MBG di Majalengka dapat memenuhi standar fasilitas yang telah ditetapkan oleh BGN.


Ia juga meminta pengelola dapur MBG lainnya untuk memanfaatkan masa jeda operasional menjelang libur Lebaran guna memperbaiki fasilitas yang belum memenuhi ketentuan.


Jika proses pembenahan fasilitas berjalan cepat, operasional dapur MBG tersebut diperkirakan dapat kembali berjalan setelah libur Lebaran.


“Supaya seluruh SPPG Majalengka memiliki fasilitas sesuai dengan ketentuan BGN dan tidak masuk ke dalam daftar pemberhentian selanjutnya,” katanya.


Adapun 10 dapur MBG di Majalengka yang dihentikan sementara operasionalnya antara lain:

  • SPPG Majalengka Cigasong 3
  • SPPG Majalengka Dawuan Balida
  • SPPG Majalengka Dawuan Bojongcideres
  • SPPG Majalengka Jatiwangi Andir 2
  • SPPG Majalengka Majalengka Wetan
  • SPPG Majalengka Majalengka Tonjong
  • SPPG Majalengka Palasah Trajaya 2
  • SPPG Majalengka Panyingkiran Karyamukti 3
  • SPPG Majalengka Sindang Gunungkuning
  • SPPG Majalengka Sindang
     

 

Baca Lebih Lanjut
Disidak Wakil Kepala BGN, Dapur MBG di Tegal Rejo OKU Timur Kena Suspensi Sementara
Odi Aria
VIRAL Menu MBG Lele Mentah Bau Amis Ditolak Murid dan Guru, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Juang Naibaho
Buntut Disidak BGN, Dapur MBG SPPG Tegal Rejo OKU Timur Ditutup Sementara Imbas Tak Sesuai Standar
Shinta Dwi Anggraini
Sempat Viral Menu MBG Pakai Plastik, Kini Dapur Gunung Lingkas di Tarakan Pilih Kemasan Vacum
Junisah
BGN Hentikan Sementara 492 Dapur MBG di Sumatera, Belum Daftarkan Sertifikat Sanitasi
Asmadi Pandapotan Siregar
BGN Kota Serang Ultimatum Pengelola SPPG Usai 5 Dapur Dihentikan Sementara
Abdul Rosid
Ada Belatung di Menu MBG, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Kota Malang
Eko Darmoko
BGN Hentikan Sementara 10 SPPG Program MBG di Nganjuk, Belum Kantongi SLHS
Wiwit Purwanto
BGN hentikan sementara operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa
Antaranews
BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Susulaku Imbas Insiden Dugaan Keracunan Siswa SMAN 1 Insana 
Adiana Ahmad