Laporan Adim Mubaroq 


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Penghentian sementara operasional 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Majalengka berdampak luas.

Selain memengaruhi ratusan relawan masyarakat lokal, ribuan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga untuk sementara tidak mendapatkan layanan makanan.


Dari data yang dihimpun, setiap SPPG melibatkan sekitar 47 relawan masyarakat lokal yang membantu operasional dapur, mulai dari persiapan bahan makanan, proses memasak hingga distribusi makanan.

Baca juga: Breaking News: Operasional 10 Dapur MBG di Majalengka Dihentikan Sementara

Dengan dihentikannya operasional 10 SPPG, maka sekitar 470 relawan untuk sementara terdampak karena aktivitas dapur dihentikan.


"Kurang lebih 47 orang relawan masyarakat lokal yang terdampak dari setiap SPPG," kata Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Majalengka, Intan Diena Khairunnisa, saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026). 


Dampak lebih besar juga dirasakan oleh penerima manfaat program MBG. Setiap dapur SPPG diketahui melayani sekitar 2.000 sampai 2.400 penerima manfaat, mayoritas anak sekolah.

 Dengan penghentian operasional pada 10 dapur, diperkirakan sekitar 24.000 anak sekolah dan penerima manfaat lainnya sementara tidak mendapatkan layanan makan bergizi gratis.


Penghentian operasional tersebut dilakukan setelah evaluasi menunjukkan sejumlah SPPG di Majalengka belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Saat ini sebagian dapur diketahui baru memiliki bak kontrol, namun belum dilengkapi sistem pengolahan limbah yang memenuhi ketentuan.


“Bahwasanya ada 10 SPPG di Kabupaten Majalengka yang masuk ke dalam surat pemberhentian sementara operasional,” kata Intan. 

Baca juga: Prediksi Skor Persib Bandung Lawan Borneo FC, Maung Menang Tipis


Menurut Intan, salah satu faktor utama penghentian operasional adalah belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada sejumlah dapur yang sebelumnya sudah beroperasi.


“Data tersebut berdasarkan update rekapitulasi, salah satu faktor SPPG belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),” ujarnya.


Ia menegaskan, dapur MBG yang dihentikan operasionalnya dapat kembali beroperasi setelah melengkapi fasilitas IPAL sesuai standar serta mendapatkan surat pencabutan pemberhentian dari Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan.


Adapun 10 SPPG yang masuk dalam daftar penghentian sementara operasional tersebut berada di sejumlah wilayah, di antaranya Cigasong, Dawuan, Jatiwangi, Majalengka, Palasah, Panyingkiran hingga Sindang.


Pihak pengelola menyampaikan permohonan maaf kepada para penerima manfaat yang terdampak akibat penghentian sementara tersebut.


Operasional dapur-dapur tersebut akan kembali berjalan setelah fasilitas IPAL tersedia sesuai standar dan surat pencabutan penghentian operasional diterbitkan oleh Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan.


Sementara itu, SPPG lain di Kabupaten Majalengka yang tidak termasuk dalam daftar penghentian sementara diarahkan memanfaatkan libur operasional menjelang Hari Raya untuk melakukan pembenahan fasilitas dapur. 
 

 

Baca Lebih Lanjut
Breaking News: Operasional 10 Dapur MBG di Majalengka Dihentikan Sementara
Mutiara Suci Erlanti
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pemkot Kupang Dorong Percepatan Sertifikat Higiene Sanitasi
Eflin Rote
BGN Suspend 10 SPPG di Nganjuk Karena Belum Kantongi SLHS
Sri Wahyuni
9 SPPG Dapur MBG di Riau yang Ditutup oleh BGN, Tersebar di Kampar dan Bengkalis
Sesri
Terkendala Pemeriksaan Air dan Pengolahan Sampah, 252 SPPG di Sumut Belum Dapat SLHS 
Eti Wahyuni
BGN Tutup 14 Dapur SPPG di Pandeglang Banten Karena Tak Miliki IPAL dan SLHS
Ahmad Tajudin
BGN Hentikan Sementara 10 SPPG Program MBG di Nganjuk, Belum Kantongi SLHS
Wiwit Purwanto
SPPG Dalam Status Suspend Tidak Dapat Insentif Rp6 Juta Per Hari
Wahyu Widiyantoro
Dari Jawa hingga Indonesia Timur, Operasi Ribuan SPPG Disetop Sementara
Tribunnews
Menu MBG di SD Tanjung Raja Ada Ubi Ungu yang Basi dan Berlendir, 'Untung Belum Dimakan Anak-anak'
Welly Hadinata