TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berharap kegiatan Sahur Beat Fest Ramadive 2026 dapat terus digelar setiap tahun dan menjadi agenda kreatif anak muda di Kabupaten Klaten.

Harapan tersebut disampaikan Hamenang saat membuka puncak acara Ramadive Fest 2026 di Taman Kuliner MPP Klaten.

Acara tersebut menjadi panggung bagi berbagai kelompok kreatif yang menampilkan musik perkusi khas gugah sahur.

Menurut Hamenang, kegiatan ini masih dalam tahap awal karena baru pertama kali digelar.

"Semoga acara ini dapat berlangsung setiap tahun dan tentu saja semoga acara ini bisa berlangsung dari tahun ke tahun," ungkapnya. 

Ia menilai sebuah kegiatan baru membutuhkan proses panjang untuk berkembang.

"Karena ini memang baru tahun pertama tentu kita baru membuat sebuah pondasi," tegasnya. 

Kemudian ia menambahkan bahwa fase awal sebuah kegiatan biasanya penuh tantangan.

"Dan tentu yang namanya baru tahun pertama itu pasti berakit-rakit dulu," dorong Bupati. 

RAMADAN DI KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ikut memainkan alat musik perkusi bersama peserta Sahur Beat Fest Ramadive 2026 di panggung Taman Kuliner MPP Klaten, Sabtu (14/3/2026).
RAMADAN DI KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ikut memainkan alat musik perkusi bersama peserta Sahur Beat Fest Ramadive 2026 di panggung Taman Kuliner MPP Klaten, Sabtu (14/3/2026). (TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo)

Namun ia optimistis kegiatan tersebut bisa berkembang jika dikelola secara konsisten.

"Tapi Insyaallah nanti ke depan kalau kita konsisten dengan acara branding yang kuat Insyaallah ke depan," tegasnya. 

Suasana malam itu terasa semarak. Lampu panggung berwarna hijau, kuning hingga biru menembus kabut tipis yang menyelimuti area pertunjukan.

Baca juga: Sahur Beat Fest Ramadive 2026 Disambut Positif Bupati Hamenang,Tradisi Bangunkan Sahur Naik Panggung

Kelompok peserta memainkan alat musik perkusi seperti kentongan, drum, dan alat ritmis lain.

Peserta bahkan menampilkan atraksi teatrikal sambil memainkan alat musik tradisional.

Tepuk tangan penonton berkali-kali terdengar saat irama musik meningkat.

Kemeriahan semakin terasa ketika Bupati Hamenang ikut memainkan alat musik perkusi bersama para musisi di atas panggung.
Interaksi spontan itu membuat penonton bersorak.

Kegiatan Sahur Beat Fest menjadi penutup rangkaian Ramadive Fest 2026 yang sebelumnya diisi berbagai kegiatan Ramadan seperti Klaten Bertilawah, ngabuburide komunitas otomotif, serta berbagi takjil 3 ribu porsi. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

Baca Lebih Lanjut
Sahur Beat Fest Ramadive 2026, Bupati Hamenang: Tradisi Gugah Sahur Naik Panggung Kreatif di Klaten
Ryantono Puji Santoso
Cara Penularan Penyakit Campak & Ciri-cirinya, Dinkes Klaten Imbau Masyarakat Terapkan Hidup Bersih
Rifatun Nadhiroh
Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur di Banjarbaru, Ajang Pengisi Sudut Kota dengan Kreativitas
Irfani Rahman
Pemenang  Badung Caka Fest 2026 Diumumkan, Keputusan Juri Bersifat Final
Anak Agung Seri Kusniarti
5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Klaten, Cocok bagi yang Suka Nikmati Pemandangan Alam
Vincentius Jyestha Candraditya
Grand Final Festival Musik Sahur 2026 Meriahkan Bulan Ramadan di Tawaeli Palu
Fadhila Amalia
Rumah Amal Salman edukasi anak muda Garut agar peduli lingkungan
Antaranews
TK Negeri Bangli Gelar Pentas Kreativitas Anak, 142 Anak Tunjukkan Bakat dan Rasa Pede di Bali
Putu Dewi Adi Damayanthi
Rekomendasi Oleh-oleh Khas Klaten : Ada Lumpia Duleg yang Legendaris Sejak 1950-an
Hanang Yuwono
BREAKING NEWS: Dinkes Klaten Deteksi Virus Campak, 2 Anak Terpapar
Ryantono Puji Santoso