TRIBUNMANADO.CO.ID - Info tribun breaking news hari ini.
Sebuah rumah warga dilaporkan terbakar di wilayah Kosio, tepatnya di lorong Mamonto, Senin 16 Maret 2026 pagi.
Dari rekaman siaran langsung di Facebook milik akun Romi Gugul, terlihat rumah berwarna hijau dilalap api.
Kobaran api membumbung tinggi dari bagian atap, sementara asap hitam tebal mengepul ke udara.
Di bagian depan rumah tampak pagar bercat merah putih.
Api terlihat semakin membesar dan menyebar ke bagian dalam rumah.
Dalam siaran langsung itu, perekam menyebut rumah tersebut milik seorang warga bernama Rahmat.
“Rahmat pe rumah. Kasiang, somo hari raya kwa ini (Rumahnya Rahmat, ini sudah mau hari raya padahal, red),” ujar perekam dalam video.
Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong.
“Somo hari raya kasiang. Tidak ada orangnya lagi (Sudah mau hari raya padahal, tidak ada orangnya),” katanya.
Warga yang berada di sekitar lokasi terlihat tidak berani mendekat karena panasnya api yang semakin membesar.
Perekam juga mengatakan kondisi semakin sulit karena tidak ada sumber air untuk memadamkan api.
“Sonda mo riki ini, tidak ada air lagi (Tidak sempat ini, tidak ada air juga),” ujarnya.
Beberapa warga sebenarnya mencoba membantu memadamkan api, namun kobaran api yang besar membuat mereka tidak berani menyiram secara langsung.
“So panas sekali, harus pemadam ini (Sudah panas sekali, haru pemadan ini),” terdengar dalam rekaman.
Sementara itu, sejumlah komentar dari netizen dalam siaran langsung menyebutkan mobil pemadam kebakaran sedang menuju lokasi kejadian.
Kosio adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Letak Desa Kosio berada di sebelah selatan ibu kota Kabupaten Bolmong. (Ind)