TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – KSP Kopdit Obor Mas kembali menggelar On The Job Training (OJT) bagi karyawan baru sebagai bagian dari pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi insan credit union (CU).
Kegiatan pembukaan OJT ini dihadiri General Manager Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, jajaran pengurus dan pengawas, Ketua Puskopdit Swadaya Utama, Heni Doing, tokoh nasional koperasi asal NTT, Romanus Woga, serta staf manajemen.
General Manager Puskopdit Swadaya Utama Maumere, Fransiskus de Fransu, menegaskan bahwa Kopdit Obor Mas dibangun di atas nilai luhur, yakni swadaya, solidaritas, dan pendidikan.
Karena itu, setiap karyawan tidak hanya bekerja sebagai pegawai, tetapi dipanggil menjadi pelayan bagi kesejahteraan anggota.
Baca juga: KSP Kopdit Obor Mas Gelar OJT bagi 72 Karyawan Baru Angkatan XXIX Gelombang I Tahun 2026
“OJT ini membentuk karakter, kompetensi dan komitmen insan credit union. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung dalam melayani anggota,” ujar Fransiskus.
Ia menekankan bahwa kepercayaan anggota merupakan modal utama koperasi. Oleh karena itu, setiap karyawan harus menjaga integritas, profesionalisme dalam pelayanan, serta komitmen terhadap kesejahteraan anggota.
“Koperasi tidak bisa bertumbuh tanpa kepercayaan. Maka setiap insan CU harus menjaga integritas dalam bekerja, profesional dalam pelayanan, dan berkomitmen pada kesejahteraan anggota,” tegasnya.
OJT ini akan berlangsung selama dua pekan, mulai 16 hingga 31 Maret 2026, bertempat di Puskopdit Swadaya Utama Maumere. Sebanyak 71 karyawan baru mengikuti pelatihan ini setelah sebelumnya menyelesaikan masa magang selama tiga bulan.
Para peserta berasal dari sejumlah cabang di wilayah Nusa Tenggara Timur, antara lain Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Flores Timur, Lembata dan Timor Tengah Selatan.
Program ini merupakan kelanjutan dari OJT gelombang pertama yang telah berakhir pada 13 Maret 2026, di mana para peserta telah diutus untuk berkarya di 14 kantor cabang Kopdit Obor Mas.
Selama pelatihan, peserta akan dibekali berbagai materi, mulai dari pemahaman kebutuhan anggota, pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab, hingga membangun kepercayaan dan menjaga integritas dalam pelayanan.
Materi OJT melibatkan fasilitator dari Puskopdit Swadaya Utama, Kopdit Obor Mas, akademisi dari Unipa Maumere yang juga merupakan pengawas koperasi, serta rohaniwan yang memberikan penguatan spiritualitas kerja.