TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung kini berada di garda terdepan dalam perburuan gelar juara Super League 2025/2026.
Hingga pekan ke-25, Maung Bandung kokoh di puncak klasemen dengan raihan 58 poin, unggul 4 angka dari pesaing terdekatnya, Borneo FC.
Namun, posisi ini belum sepenuhnya aman.
Skuad asuhan pelatih Persib masih harus melewati 9 laga final yang penuh tantangan.
Dengan 27 poin maksimal yang masih bisa diperebutkan, setiap kesalahan kecil bisa menjadi mimpi buruk bagi ambisi juara musim ini.
Baca juga: Kapten Persib Dedi Kusnandar Mudik ke Jatinangor, Kumpul Keluarga Besar dan Teman Lama di Sumedang
Persib menunjukkan dominasi luar biasa dengan catatan 18 kemenangan dari 25 laga.
Produktivitas golnya pun impresif, mencetak 43 gol dan hanya kebobolan 14 gol (+29).
Meski begitu, bayang-bayang Borneo FC (54 poin) dan rival abadi Persija Jakarta (52 poin) terus mengintai di posisi tiga besar.










Ketiga tim ini diprediksi akan bertarung hingga tetes darah terakhir untuk mengamankan trofi.
Maung Bandung akan menghadapi jadwal padat mulai April hingga Mei 2026.
Beberapa laga krusial patut menjadi sorotan, terutama laga kontra Bali United (Pekan 27) dan duel klasik melawan Persija Jakarta (Pekan 32) yang bisa menjadi penentu gelar.
April 2026: Bulan Krusial
Mei 2026: Penentuan Sang Juara
Melihat jadwal di atas, Persib akan menghadapi tiga laga tandang beruntun yang sangat berat di pengujung musim (Bhayangkara FC, Persija, dan PSM).
Ketahanan fisik dan kedalaman skuad akan diuji habis-habisan di periode ini.
Jika Marc Klok dan kawan-kawan mampu menyapu bersih kemenangan di bulan April, maka laga melawan Persija Jakarta pada 10 Mei mendatang bisa menjadi panggung penguncian gelar juara lebih awal.