Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Antrean kendaraan pemudik menuju rest area KM 57 menjadi penyebab kemacetan yang terjadi di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Kamis (19/3/2026).
Berdasarkan pantauan, rest area KM 57 padat kendaraan hingga mengular keluar jalan dan menimbulkan kemacetan.
Pemudik antre masuk rest area KM 57 meski kapasitas rest area sudah penuh namun banyak pemudik memaksa masuk meski harus antre panjang.
Kebanyakan pemudik memaksa karena menjadi titik awal istirahat terlebih pemudik yang menggunakan jalan tol Layang MBZ.
Setelah melewati rast area 57 arus kendaraan kembali lancar, terlebih saat memasuki tol Cipali diberlakukan one way.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, kapasitas rest area KM 57 tol Japek yakni 1.000 kendaraan.
Rest area ini kerap dikunjungi pengendara, khususnya pada momen mudik Lebaran, lantaran merupakan rest area pertama setelah jalan tol Layang Mohamed bin Zayed (MBZ).
"Kita ada traffic accounting juga. Jika sudah mencapai 1.000, tentu bersama pengelola (rest area) kita akan melakukan penutupan," kata Hendra.
Adapan pemudik yang beriatirahat di rest area KM 57 dibatasi sekitar 1,5 jam. Meski demikian waktu tersebut diharapkan dapat digunakan oleh pengendara sesuai kebutuhan.
"Artinya, kalau hanya ke kamar mandi silahkan langsung melanjutkan perjalanan. 1,5 jam itu waktu maksimal," kata dia.
Hendra menyebut pagi ini jumlah kendaraan yang masuk dan berada di rest area sudah akan mencapai angka 1.000 kendaraan.
Sehingga jika terus terjadi lonjakan, maka akan dilakukan penutupan rest area KM 57.
"Jadi sistemnya buka tutup, jika penuh kita tutup rest area KM 57," beber dia. (MAZ)