TRIBUNNEWS.COM, BANTEN – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan keributan sejumlah pemudik sepeda motor di atas sebuah kapal penyeberangan tujuan Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Dalam video yang beredar di media sosial Tiktok, para pemudik tampak meluapkan kekesalannya seperti berteriak dan menggeber motor mereka.
Hal ini dipicu lantaran kapal yang mereka tumpangi tak kunjung bersandar di dermaga Bakauheni meski sudah tiba di perairan sekitarnya.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, membenarkan adanya insiden keterlambatan sandar yang dialami oleh salah satu kapal penyeberangan.
"Ya, sesungguhnya begini. Yang tadi pagi terjadi, ini adalah kapal swasta," ujar Heru Widodo saat konferensi pers di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Kamis (19/3/2026).
Meski kapal tersebut bukan milik armada ASDP, Heru menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam.
ASDP akan segera berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk mencari tahu penyebab pasti keterlambatan tersebut.
"Tentunya nanti kami akan evaluasi dan kami bersama dengan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) nanti akan menindaklanjuti dari beberapa kejadian, termasuk kapal yang terlambat sandar di Bakauheni tadi siang," jelasnya.
Heru mengaku saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan detil mengenai kendala teknis atau operasional yang dialami kapal swasta tersebut hingga membuat pemudik mengamuk.
"Belum tahu (alasannya). Makanya ini kami akan koordinasi dengan KSOP nanti untuk mengevaluasi, meminta alasannya apa terjadi keterlambatan sandar," tambah Heru.
Di luar insiden tersebut, Heru Widodo mengklaim secara keseluruhan operasional mudik di Pelabuhan Merak dan Ciwandan berjalan sangat kondusif.
Bahkan pada malam puncak arus mudik, ASDP berhasil menyeberangkan lebih dari 25.000 kendaraan hanya dalam satu malam berkat strategi Tiba Bongkar Berangkat (TBB).
"Semalam bahkan pada saat puncak-puncaknya, kita berlakukan TBB di empat dermaga dengan 20 kapal, sehingga kepadatan tidak terasa," ungkapnya.
Hingga H-2 Lebaran atau Kamis malam pukul 18.00 WIB, tercatat akumulasi pemudik yang menyeberang ke Sumatera sudah mencapai 774.165 orang.
ASDP mengimbau para pemudik untuk tetap sabar dan mematuhi instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama, terutama saat menghadapi sisa arus mudik menjelang hari raya yang jatuh pada Sabtu besok.