TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Aksi penyalahgunaan kendaraan ambulans untuk mengangkut pemudik berhasil ditindak petugas kepolisian di wilayah Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026) malam sekira pukul 21.30 WIB.

Kendaraan yang semestinya diperuntukkan bagi layanan medis tersebut kedapatan membawa penumpang dan barang layaknya angkutan umum.

Peristiwa ini terungkap saat Tim Urai Kemacetan Lewo-Malangbong tengah melakukan pengaturan arus lalu lintas menuju titik pending sekitar pukul 21.00 WIB.

Petugas yang sedang bertugas mencurigai dua unit ambulans yang melintas beriringan di belakang rombongan, terlebih salah satu ambulans terlihat diikuti oleh sebuah mobil elf.

Sempat terjadi adu mulut antara petugas dan pengemudi saat melakukan penindakan.

"Mohon maaf yang lain juga ikut antrean, situasi padat ini enak-enaknya menggunakan..., dengarkan dulu saya bicara," ujar anggota tim urai, Bripda Helmi saat menegur sopir ambulans tersebut.

Baca juga: Rest Area KM 130 Tol Cipali Gantar Full! Polisi Terapkan Sistem Buka-Tutup

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Garut Ipda Ade Sulaeman mengatakan ambulans tersebut dipastikan tidak membawa pasien, melainkan mengangkut sejumlah pemudik beserta barang bawaan.

"Ada kasur motor dan membawa pemudik, mereka masih satu keluarga," ujar Ade kepada Tribun, Kamis (19/3/2026).

Ia menuturkan, kendaraan juga diketahui tidak dilengkapi dokumen sah, dengan STNK yang sudah kedaluwarsa serta pengemudi yang tidak memiliki SIM.

ambulans angkut motor garut
AMBULANCE MUDIK - Tim urai kemacetan Polres Garut berhasil menindak kendaraan ambulance yang digunakan untuk mengangkut pemudik di Jalur Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026).

Ambulans tersebut diketahui berangkat dari Bandung dengan tujuan Panjalu, Kabupaten Ciamis. 

Ade menjelaskan, sirine dari ambulans tersebut juga dilepas oleh petugas. Atas pertimbangan kemanusiaan serta kondisi malam hari, kendaraan tersebut hanya dikenai sanksi tilang.

Polisi pun mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan kendaraan khusus, terutama di tengah arus mudik yang memerlukan prioritas bagi layanan darurat.

"Kami berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi, tidak menyalahgunakan kendaraan khusus untuk digunakan mudik," tandasnya.

Baca Lebih Lanjut
Mobil Ambulans Berisi Pemudik Nekat Nyalakan Sirine Terobos Antrean, Kini Diamankan Polisi Garut
Hilda Rubiah
Polisi Kandangkan Ambulans Terobos Kemacetan Garut, Ngaku Angkut Jenazah Ternyata Rombongan Pemudik 
Theresia Felisiani
Mudik Lebaran, Tim PSC RSUDAM Lampung Siagakan 15 Unit Ambulans 
Soni yuntavia
Dedi Mulyadi Bikin Kusir dan Tukang Becak di Garut Sumringah, Cairkan Kompensasi Hari Ini
Seli Andina Miranti
Waspada, Besok Puncak Arus Mudik di Nagreg dan Garut, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Mulai Pagi
Machmud Mubarok
Antisipasi Mudik Lebaran, 33 Ambulans Disiagakan EMT-ITS di Samarinda
Amelia Mutia Rachmah
Viral Wanita yang Dinyatakan Mati Otak Kembali Sadar setelah Ambulans Menabrak Lubang di Jalan
Randy P.F Hutagaol
20 Pantun Lucu tentang Mudik Lebaran 2026 Cocok Dijadikan Caption di Media Sosial
Hilda Rubiah
ASN Pemkot Blitar Dilarang Mudik Lebaran Pakai Kendaraan Dinas
Ndaru Wijayanto
TETAP Siaga Ambulans Gratis Saat Nyepi di Gianyar, Simak Beritanya  
Anak Agung Seri Kusniarti