TRIBUNTRENDS.COM - Viral bos restoran beri THR satu unit motor per orang ke 29 pegawainya, ini identitas sang bos.

Restoran yang dimaksud adalah Rumah Makan Pawon Ayu yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Rumah makan itu viral setelah memberikan THR berupa motor baru kepada 29 pegawainya.

Terungkap sosok pemilik rumah makan bernama Agung Widyatmoko.

Menurutnya, motor diberikan sebagai bentuk apresiasi Agung terhadap semua karyawan di Rumah Makan Pawon Ayu.

"Kalau THR (Tunjangan Hari Raya) sebelumnya sudah kita bagikan sebenarnya. Itu menang haknya. Tapi yang kemarin itu (kendaraan) ya apresiasi. Tapi karena momennya pas menjelang Lebaran ya disebut THR juga boleh," ungkap Agung, melansir dari Kompas.com.

Baca juga: Viral Dapur MBG di Bogor, Petugas Cuci Ayam di Kamar Mandi Masjid, Kini Klarifikasinya, Mohon Maaf

Untuk memberikan kendaraan honda beat kepada 29 karyawan, Agung merogoh kocek hingga Rp 580 juta.

THR MOTOR - Agung Widiyatmoko, pemilik rumah makan Pawon Ayu di Sukoharjo, berikan THR berupa motor untuk 29 karyawannya. (Instagram/@bebekungkepkartasura | Kompas/ Labib Zamani)

Beri Kejutan

Sebelum memberikan motor tersebut, Agung mengajak para karyawan makan malam bersama setelah melaksanakan shalat tarawih. 

Agung sengaja mengumpulkan mereka malam hari untuk memberikan kejutan.

"Saya kumpulkan semua malam-malam setelah tarawih. Saya undang makan malam. Terus saya umumkan. Ini surprise karena dari awal mereka tidak tahu," katanya.

Agung berharap seluruh karyawan yang menerima apresiasi berupa kendaraan mempunyai semangat baru dan tetap solid.

"Buat teman-teman apresiasi ini otomatis mereka mempunyai semangat yang baru. Mudah-mudahan semangat mereka itu tetap langgeng seperti semangat waktu menerima," ucap Agung.

Pujihartini (45), salah satu karyawan tidak menyangka dirinya akan menerima THR berupa sepeda motor dari tempatnya bekerja.

Ia bercerita, tiga hari sebelum menerima sepeda motor, dirinya sudah mendapat THR uang tunai.

"Alhamdulillah senang, campur aduk. Ya nggak percaya," kata Pujihartini ditemui di Pawon Ayu Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2026).

Pujihartini mengatakan, sebelumnya ia mendapat THR sebesar Rp 2,5 juta atau sesuai upah minimun regional (UMR) Kabupaten Sukoharjo pada Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Viral Ibu Berkerudung Hijau Ngamuk di Mal Surabaya, Identitas Masih Misterius

THR BERUPA MOTOR - Rumah Makan Pawon Ayu di Sukoharjo membagikan sepeda motor kepada 29 karyawannya. Pemilik resto merupakan Agung Widiyatmoko.
THR BERUPA MOTOR - Rumah Makan Pawon Ayu di Sukoharjo membagikan sepeda motor kepada 29 karyawannya. Pemilik resto merupakan Agung Widiyatmoko. (Instagram @bebekungkepkartasura)

Sementara sepeda motor diserahkan pada Senin (16/3/2026).

"Kaget. Kan hari Jumat sudah dapat THR. Kok hari Senin dapat kendaraan," ungkap ibu dua anak tersebut.

Pujihartini bekerja di rumah makan Pawon Ayu sekitar lima tahun.

Sementara rumah makan berdiri sekitar enam tahun tepatnya pada saat pandemi Covid-19.

Cara Atur THR

Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang dinantikan karena memberikan tambahan pemasukan masyarakat dalam menyambut Lebaran.

Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, uang tersebut kerap habis dalam waktu singkat, bahkan sebelum perayaan usai.

Agar THR tetap cukup dari sebelum hingga setelah Lebaran, diperlukan strategi pengelolaan keuangan yang bijak, mulai dari menentukan prioritas hingga mengendalikan pengeluaran.

Dengan perencanaan yang matang, THR tidak hanya memenuhi kebutuhan hari raya, tetapi juga membantu menjaga kondisi finansial tetap sehat setelahnya.

Perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie menyarankan agar pengelolaan THR dimulai sejak dana diterima, bukan saat mendekati Lebaran.

Menurutnya, langkah awal yang disiplin sangat menentukan apakah THR bisa bertahan hingga pasca-Idul Fitri.

“Gunakan strategi zakat dan dana sisa,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2026).

Baca juga: Sosok Pria yang Viral Dimaki Ibu Kerudung Hijau di Dalam Bus di Surabaya, Ternyata Tajir Melintir!

Begitu THR cair, dana sebaiknya langsung dialokasikan untuk kewajiban, seperti zakat fitrah dan pemberian THR kepada pekerja rumah tangga.

Ilustrasi THR. Simak daftar PNS yang tidak terima THR dan gaji ke-13 tahun 2024
Ilustrasi THR. Simak daftar PNS yang tidak terima THR dan gaji ke-13 tahun 2024 (Istimewa)

Setelah itu, sisa dana dibagi ke dalam dua pos utama:

Kebutuhan H-7: belanja pokok dan biaya mudik

Hari H hingga H+7: salam tempel dan kegiatan silaturahmi

“Dengan memisahkan porsinya sejak awal, Anda tidak akan menghabiskan jatah salam tempel untuk kebutuhan lain,” jelasnya.

Prita menilai kesalahan mendasar terletak pada cara pandang terhadap THR.

Banyak orang menganggapnya sebagai “uang kaget” yang bebas dihabiskan, bukan sebagai bagian dari pendapatan tahunan.

“Kesalahan terbesar adalah memperlakukan THR sebagai uang tambahan yang harus dihabiskan,” ujarnya.

Pola pikir ini mendorong perilaku konsumtif, seperti belanja impulsif karena merasa memiliki dana lebih.

Selain itu, pengeluaran kecil yang sering diabaikan, seperti parkir, tips, atau jajan saat mudik, juga dapat menumpuk dan menggerus THR secara signifikan

Agar pengeluaran tetap seimbang, Prita merekomendasikan pembagian anggaran dengan rumus 10-70-20.

10 persen: keinginan (misalnya baju baru atau hiburan)

70 persen: kebutuhan Lebaran (zakat, sedekah, mudik, makanan, THR, salam tempel)

20 persen: tabungan, investasi, atau melunasi utang

Pembagian ini dinilai realistis untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan saat Lebaran dan kondisi keuangan setelahnya. (Tribun Trends/Tribun Jatim)

Baca Lebih Lanjut
Sosok Bos Rumah Makan Habiskan Rp 580 Juta untuk Beri THR Motor ke 29 Karyawan, Minta Tetap Semangat
Ani Susanti
Salut! Restoran Bebek di Sukoharjo Bagi-bagi THR 29 Motor untuk Karyawan
Detik
Heboh! Pegawai Nasi Padang Dipukul Pelanggan gegara Hal Sepele
Detik
Rekomendasi Resto Keluarga di Kartasura Sukoharjo, Pawon Ayu yang Viral Bagikan Motor untuk Pegawai
Rifatun Nadhiroh
Bayaran Fantastis Joki Koas Cindy Rizap per Shift, Teman yang Gantikan Jaga Sampai Bisa Beli Motor
Tsaniyah Faidah
THR Spesial dari Telkomsel di Hari Raya Idulfitri, Dapatkan Hadiah 1 Unit Sepeda Motor
Yuni Astuti
"Dapat Rp 1,5 Juta" Pengakuan Penyapu Jalan Gadungan yang Minta THR ke Toko-Toko di Semarang
Rival al manaf
Warga Tambakrejo Tulungagung Ini Ditangkap Karena Mencuri Motor dari Showroom Motor Bekas
Sri Wahyuni
Tampang Pria Ngaku Buruh Maksa Minta THR Lebaran ke Pedagang, Nantang Dilaporkan ke Polisi
Ani Susanti
Puri Harmoni Kertamukti: Hunian Subsidi Nyaman, Fasilitas Lengkap, 1.200 Unit Terjual Cepat
Joseph Wesly