TRIBUNNEWS.COM - Kabar duka menyelimuti dunia seni Betawi. Dewhinta Anggary, cucu dari seniman legendaris Mpok Nori, ditemukan tewas mengenaskan di dalam kontrakannya di kawasan Gang Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) dini hari.
Korban ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB dalam kondisi terkapar bersimbah darah dengan luka pada bagian leher dan tubuh atas. Penemuan bermula saat ibu dan adik korban hendak membangunkannya untuk bekerja.
Baca juga: Viral, Mayat Pria Ditinggal di Dalam Mobil Depan RS OG Hospital Binjai, Ternyata Korban Penganiayaan
Kerabat korban, Sania Destiani (16), mengungkapkan saat itu pintu kontrakan dalam keadaan terkunci dari dalam.
Adik korban kemudian masuk melalui jendela yang terbuka untuk membuka pintu.
“Pas datang pintu kontrakan terkunci. Jadi adiknya masuk lewat jendela, lalu membukakan pintu. Di situ kakak sudah terkapar,” ujar Sania.
Keluarga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya barang berharga yang hilang di dalam kontrakan korban. Ponsel milik korban bahkan masih berada di lokasi.
Jenazah Dewhinta sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.
Baca juga: Kronologi Pembunuhan Wanita di Hotel Medan, Jasad Terbungkus Boks Kontainer dan Dibuang ke Sungai
Berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari pihak kepolisian, pelaku pembunuhan diduga adalah mantan suami korban berinisial FD. Keduanya diketahui baru berpisah sekitar satu bulan terakhir.
“Pelakunya mantan suaminya sendiri. Sudah tidak tinggal bareng, karena dia yang minta pisah,” kata Sania.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat hendak melarikan diri. Ia ditangkap di ruas tol arah Merak pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB.
Kepala Unit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan pelaku kini telah diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami motif di balik aksi pembunuhan yang menewaskan cucu dari ikon seni Betawi tersebut.
Tulisan ini sebagian sudah tayang di TribunJakarta.com