TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sorotan terhadap Dewi Perssik bermula dari viralnya video pembagian THR di kampung halamannya, Jember.
Dalam video tersebut, nominal Rp15 ribu per orang menjadi perbincangan hangat, bahkan menuai kritik dari warganet yang menilai jumlah itu terlalu kecil untuk seorang artis papan atas.
Namun di balik polemik itu, terungkap skala pembagian yang jauh lebih besar dari yang terlihat di video.
Dewi Perssik ternyata membagikan THR kepada ribuan orang, bukan hanya segelintir warga.
Bahkan jumlah penerima di Jember mencapai 8.400 orang, yang masing-masing juga mendapatkan tambahan beras.
Merasa niat baiknya disalahartikan, Depe pun angkat suara. Ia menilai aksi berbagi yang dilakukan dengan tulus justru berujung cibiran.
"Gini ini kalau segala apa dinyinyirin, dikasih salah, nggak dikasih ya Allah dighibahin" tulis pedangdut yang akrab disapa Depe itu.
Tak hanya menjelaskan soal pembagian di kampung halaman, ia juga membeberkan rincian THR untuk keluarga dan lingkungan terdekatnya.
Mulai dari saudara, keponakan, hingga tetangga di Jakarta turut mendapatkan bagian dengan nominal yang berbeda.
Baca juga: Dewi Perssik Sindir Pedas Inara Rusli yang Batal Jadi Bintang Tamu: Masih Aja Lu Kasih Panggung
"Oke untuk kakak-kakak aku Rp20 jutaan, untuk ponakan-ponakan Rp2 jutaan, untuk tetangga Jakarta Rp400 ribu untuk 400 orang," tulis Depe merinci jatah THR untuk lingkaran terdekatnya.
Sementara itu, pembagian di Jember dilakukan dalam skala massal, yang membuat nominal per orang lebih kecil namun menjangkau lebih banyak penerima.
"Lalu untuk Jember 8.400 yaitu Rp15 ribu dan 5 kilo beras, sekian terima kasih," tegasnya.
Tak berhenti di situ, Depe juga melontarkan respons menohok kepada para pengkritiknya yang dianggap terlalu fokus pada angka.
"Kalau mau dapat puluhan juta atau jutaan jadi pegawaiku dulu," tulisnya.
Momen ini sekaligus menunjukkan aksi berbagi yang dilakukan saat mudik Lebaran tidak selalu dipandang sama oleh publik, meski niat awalnya adalah berbagi kebahagiaan. (TribunNewsmaker/BanjarmasinPost)