TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Ada pemandangan menarik di kawasan pantai Ancol, Jakarta Utara, pada libur H+3 Lebaran, Selasa (24/3/2026). Sejumlah titik di pesisir pantai kini dihiasi tenda camping pribadi milik warga yang sedang menikmati waktu senggang.
Di dalam tenda-tenda berwarna cerah tersebut, tampak para wisatawan sedang bersantai sembari rebahan, sementara beberapa keluarga lainnya asyik menikmati santap siang.
Fenomena ini dipilih warga sebagai cara cerdas untuk mendapatkan kenyamanan ekstra dengan biaya minimal.
Syarifah Aini, warga asal Ciracas, Jakarta Timur, adalah salah satu pengunjung yang membawa tenda camping sendiri. Ia datang berwisata bersama saudara dan anak-anak mereka. Syarifah menjelaskan, alasan utamanya membawa tenda adalah demi melindungi buah hatinya.
"Soalnya kan membawa anak-anak, jadi nanti tidur gampang. Enggak kena pasir dan debu," ungkap Syarifah saat ditemui di lokasi.
Tenda berkapasitas 4 hingga 6 orang tersebut memang sengaja disiapkan setiap kali Syarifah sekeluarga berwisata.
Baginya, membawa perlengkapan pribadi dari rumah menjadi kunci untuk menekan pengeluaran selama libur panjang.
"Tenda punya sendiri, bawa dari rumah. Biasa dipakai untuk camping. Ini lebih meminimalisir budget," tambahnya.
Ia pun sengaja memilih datang pada H+3 guna menghindari puncak kerumunan yang terjadi pada hari-hari sebelumnya.
Baca juga: Kronologi Brigadir Fajar Meninggal Usai Tugas Pengamanan Mudik Lebaran, Sempat Kerokan
Dihubungi secara terpisah, Humas Ancol Taman Impian, Daniel Windriatmoko, menyatakan bahwa pihaknya tidak melarang warga membawa tenda ke area pantai selama mematuhi aturan yang berlaku.
"Sah-sah saja untuk para pengunjung membawa perlengkapan sarana prasarana untuk membuat mereka nyaman dan aman selama berekreasi," ujar Daniel.
Namun, pengelola memberikan catatan penting: tenda tidak boleh mengganggu kenyamanan wisatawan lain, dilarang dikomersilkan atau disewakan kembali, serta dilarang digunakan untuk menginap di kawasan pantai.