TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA TIMUR - Embung Ladoyu di Desa Talata, Kecamatan Tinondo, Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi salah satu lokasi wisata tersembunyi atau hidden gem untuk berfoto.

Pasalnya, embung dengan kedalaman sekitar enam meter ini menyuguhkan pemandangan air yang tenang dengan latar perbukitan hijau yang masih dipenuhi pepohonan.

Namun, untuk sampai ke embung ini, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 15 menit menggunakan sepeda motor dari pusat Kecamatan Tinondo. 

Akses menuju kawasan tersebut juga melewati area perkebunan serta jalan setapak tanpa permukiman.

Jika musim hujan, pengunjung akan disuguhkan jalan berlumpur, sehingga perlu berhati-hati.

Baca juga: Menjelajahi Keindahan Embung Tinondo, Destinasi Wisata Tersembunyi di Kolaka Timur Sultra

Meski demikian, jika sudah sampai di lokasi, pengunjung disuguhi air yang jernih sehingga memantulkan lanskap hutan di sekelilingnya.

Suasana alami tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang di Embung Ladoyu.

Lingkungan yang masih asri membuat tempat ini kerap disebut sebagai destinasi tersembunyi oleh warga. 

Selain berfungsi sebagai penampung air, embung juga dimanfaatkan sebagai lokasi bersantai sekaligus tempat berburu foto.

Pengunjung biasanya duduk di tepian embung untuk menikmati pemandangan atau sekadar merasakan udara sejuk di kawasan tersebut.

Baca juga: Rehabilitasi Embung Sindang Kasih 2 di Konawe Selatan Rampung, 50 KK Bisa Rasakan Manfaat Air Baku

Seorang pengunjung, Indah (25), mengatakan Embung Ladoyu mulai dikenal karena panorama alamnya yang masih terjaga.

Menurutnya, lokasi tersebut cocok dijadikan latar berfoto karena dikelilingi hutan dan memiliki pemandangan yang menyerupai danau.

“Biasanya pengunjung datang pagi atau sore hari untuk menikmati pemandangan. Ada juga yang berkemah di sini,” ujarnya kepada TribunnewsSultra.com, Selasa (24/3/2026).

Ia menyampaikan meski belum dikelola secara maksimal sebagai objek wisata, kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Perpaduan antara panorama air dan hamparan hutan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal yang mencari tempat rekreasi bernuansa alam.

Baca juga: Hutan Pinus Sorombipi Kolaka Timur Jadi Pilihan Wisata Saat Libur Idulfitri 2026, Ada Flying Fox

“Jika pengelolaannya ditingkatkan, tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik di Kolaka Timur, khususnya akses ke embung ini,” katanya.

Di sekitar embung juga tersedia gazebo yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan.

Adapun kawasan ini dapat diakses secara gratis, tetapi pengunjung diimbau menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Jarak Desa Talata dengan Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara sekira 2 127 kilometer (km), waktu tempuh 2 jam 55 menit berkendara motor atau mobil. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

Baca Lebih Lanjut
Rekomendasi 2 Destinasi Alam di Kolaka Timur untuk Dikunjungi Saat Libur Idulfitri 2026
Amelda Devi Indriyani
Diserbu Saat Lebaran! Talaga Langit Cirebon Punya Spot Foto ‘Gila’ Dengan Panorama Laut dan Danau
Mutiara Suci Erlanti
Hutan Pinus Malino Dipadati Wisatawan di Libur Lebaran Idulfitri
Alfian
Wisata NTT,Titik Nol Kilometer Pulau Flores di Flores Timur, Spot Indah untuk Memulai Jelajaf Flores
Alfred Dama
Tinggal Besok! Pasar Medang Candi Prambanan Klaten Sajikan Kuliner dan Spot Foto Unik
Putradi Pamungkas
Biaya Masuk Hanya Rp5 Ribu, Ini Sejumlah Wahana Terbaru Yang Tersedia di Danau Seran Banjarbaru
Hari Widodo
BMKG: Lima gempa dangkal guncang Kolaka Timur dan Kendari pada Selasa
Antaranews
Kampung Batik Kauman Solo Diserbu Wisatawan, Bangunan Heritage & Kedai Kopi Kekinian Jadi Spot Foto
Vincentius Jyestha Candraditya
Libur Lebaran 2026 di Candi Prambanan Klaten : Ada Pasar Medang, Spot Foto hingga Pertunjukan Budaya
Putradi Pamungkas
Wisatawan Danau Seran Banjarbaru Naik 50 Persen di Hari Kedua Idulfitri 1447 H, Pedagang Raup Untung
Mulyadi Danu Saputra