TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto mengungkap kronologi dua anak tewas tenggelam di kolam belakang Taman Kota Intan (TKI) Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa 24 Maret 2026.
Sebelumnya, dua anak itu dilaporkan tewas tenggelam di sekitaran kolam saat bermain.
AKP Kuswiyanto menyebut insiden itu bermula dari satu anak yang panik meminta bantuan kepada warga.
Ia meminta warga mencari dua orang temannya yang berenang di kolam TKI Ngabang.
Kemudian ada warga mendatangi TKP dan meminta bantuan kepada personel Polres Landak yang saat itu berada di lokasi Taman Kota Intan untuk mencari dua anak tersebut.
"Jadi sebelumnya ada 3 orang anak-anak yang sedang mandi (berenang) di kolam tersebut, sedangkan 2 orang berenang di bawah dermaga Kolam Taman Kota Intan, namun tidak keluar dari bawah dermaga tersebut," jelas AKP Kuswiyanto saat dikonfirmasi, Selasa 24 Maret 2026.
Personel Polres Landak lalu langsung terjun ke kolam.
• BREAKING NEWS - 2 Anak Meninggal Dunia di Kolam Taman Kota Intan Ngabang Landak
Mengejutkannya, personel Polres Landak menemukan dua anak yang dilaporkan itu tenggelam di dasar kolam.
Personel Polres Landak sempat melakukan pertolongan pertama dan membawa dua anak tersebut ke RSUD Landak.
Namun sayang, nyawa dua anak tersebut tidak dapat diselamatkan.
Sedangkan untuk identitas korban meninggal dunia yakni Tobing (kelas 4 SD) beralamat di KM 3 Ngabang, Kabupaten Landak. Serta Jeklin Franslung alias Alung (kelas 2 SMP), beralamat di KM 3 Ngabang Kabupaten Landak.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!