“Hingga saat ini arus kendaraan yang melintasi jembatan Awe Geutah Paya lancar dan belum terjadi kemacetan,” MUNIZAL, Pj dari PT Takabeya Perkasa Group (TPG)

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pada hari ketiga Idul Fitri 1447 H/2026 M, Senin (23/3/2026), arus lalu lintas di kawasan Bireuen semakin padat. Kepadatan terutama terjadi di Jembatan Kutablang, meski telah dilakukan rekayasa lalu lintas dengan pengalihan kendaraan dari arah Medan menuju jalur Awe Geutah–Paya Teupin–Reudep–Peusangan Selatan.

Pantauan Serambi sekitar pukul 18.00 WIB menunjukkan antrean panjang kendaraan dari arah barat menuju Jembatan Kutablang hingga mencapai kawasan Pante Pisang. Antrean terjadi karena tingginya volume kendaraan roda empat dan ribuan sepeda motor yang melintas. Sejumlah personel Satlantas Polres Bireuen terlihat mengatur arus lalu lintas di persimpangan menuju Awe Geutah.

Sementara itu, jalur alternatif Awe Geutah–Paya Teupin–Reudep–Peusangan Selatan yang dilalui kendaraan dari Medan ke Banda Aceh tampak padat namun tetap lancar. Kendaraan yang melintas, umumnya minibus dan truk Colt Diesel, hanya mengalami perlambatan tanpa kemacetan.

Selain aparat kepolisian, sejumlah warga juga ikut membantu mengatur kelancaran lalu lintas di sekitar jembatan. Munizal, penanggung jawab dari PT Takabeya Perkasa Group (TPG) yang bertugas memantau kondisi di Jembatan Awe Geutah Paya, mengatakan arus kendaraan dari arah Medan ke Banda Aceh sejak pagi hingga sore tetap lancar.

Munizal penanggung jawab dari PT Takabeya Perkasa Group (TPG) yang bertugas memantau kondisi di jembatan Awe Geutah Paya kepada Serambi mengatakan, arus kendaraan dari arah Medan ke Banda yang melewati jalur tersebut dari pagi hingga sore lancar. 

Sesekali ada kendaraan dari arah Banda Aceh melintas jembatan tersebut. "Hingga saat ini arus kendaraan yang melintasi jembatan Awe Geutah Paya lancar dan belum terjadi kemacetan," ujarnya.(yus)

Jalur Penyeberangan Sungai Ramai

Sementara itu, sejumlah warga di Bireuen masih mengandalkan jalur penyeberangan sungai menggunakan boat ketek setelah jembatan di beberapa kawasan putus akibat banjir. Tiga lokasi penyeberangan yang ramai digunakan warga adalah Pante Lhong, Peusangan dan Ulee Jalan, Peusangan Selatan, serta Dusun Alue U, Desa Balee Panah, Juli.

Pada hari ketiga lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M, Senin (23/3/2026) jalur penyeberangan tersebut juga ramai dengan warga yang memanfaatkan sarana tersebut untuk kunjungan lebaran maupun aktivitas lainnya. 

Pantauan Serambi di kawasan Ulee Jalan - Suak, enam boat ketek membantu menyeberangkan warga dan sepeda motor. Puluhan warga dari arah Suak maupun dari Ulee Jalan ke Suak terlihat ramai. 

Warga yang ingin memanfaatkan sarana tersebut setiba di dekat jembatan langsung turun ke dsungai memilih boat ketek. Ada enam boat ketek di dekat jembatan tersebut membantu warga. 

Ilyas salah seorang warga Peusangan yang hendak menyeberang dari Ulee Jalan ke Suak mengatakan, mereka harus naik perahu untuk kunjungan berlebaran ke Suak. Dengan sepeda motor naik boat ketek. "Namanya sarana darurat harap dimaklumi, berharap jembatan segera  di bangun," ujarnya. 

Kondisi serupa juga terjadi di penyeberangan Pante Lhong sejumlah boat penuh penumpang bersama sepeda motor membantu warga melakukan kunjungan lebaran serta aktivitas lainnya. 

Di Pante Lhong, perahu yang dirancang khusus dengan ditarik terlihat penuh penumpang. 

Usai penumpang turun, penumpang lainnya yang sudah menunggu langsung naik. Dalam aktivitas pelayanan warga untuk penyeberangan silaturahmi lebaran berjalan lancar tanpa kendala dan beroperasi hingga tengah malam. meski jembatan belum dibangun baru, hadirnya boat ketek masyarakat Blang Panjoe dan Kubu bisa bernafas lega. 

Perahu ketek sederhana itu menjadi penghubung harapan menjalin silaturahmi antar keluarga, sanak saudara di lebaran Idul Fitri.(yus)

Baca Lebih Lanjut
Lebaran Ketiga, Antrean Panjang di Jembatan Kutablang Bireuen, Via Awe Geutah Lancar, Meski Padat
Mursal Ismail
Banyak Kendaraan dari Arah Medan Enggan Beralih ke Jalur Awe Geutah
Muhammad Hadi
Arus Balik Lebaran, Rekayasa Lalu Lintas di Kutablang Kurangi Antrean Panjang
Faisal Zamzami
Abutment dan Tiang Tengah Jembatan Kutablang Mulai Dicor
Ansari Hasyim
Beda dengan Lembah Anai, Jalur Sitinjau Lauik Tak Macet H+1 Lebaran, Padang-Solok Lancar
Afrizal
Macet Horor Mudik Lebaran: Tol MBZ Tak Bergerak, Curhat Pemudik Terjebak di Tengah Antrean Panjang
Wahyu Septiana
Kapolda Sumsel Sebut Gegara Hal Ini, Penyebab Macet Panjang yang Viral di Jalinsum Palembang-Jambi
Welly Hadinata
Jalur Mudik Limbangan Arah Tasikmalaya Macet 15 Km, One Way Hingga 28 Kali
Dedy Herdiana
Jalur Mudik Limbangan arah Tasik Macet 15 Km, One Way Diberlakukan hingga 28 Kali
Seli Andina Miranti
3 BERITA POPULER PADANG: Kecelakaan ATV, Boat Wisatawan Karam dan Macet Panjang Sitinjau Lauik
Rahmadi