Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Kolam Air Panas Citiis menjadi alternatif liburan murah meriah yang favorit dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran 2026 ini.
Bahkan, wisatawan bisa menikmati aneka fasilitas sambil botram (makan bersama).
Sedangkan untuk tiket masuk pengunjung hanya cukup membayar Rp8.000 per orang untuk dewasa, dan anak kecil Rp4.000 per orang sudah bisa menikmati pemandian air panas.
Untuk areanya berada di kaki Gunung Galunggung Tasikmalaya, tepatnya di wilayah Desa Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya.
Beberapa fasilitas seperti gazebo, warung camilan bisa digunakan sebagai tempat berkumpul bareng keluarga sambil menikmati pemandangan Kolam Air Panas Citiis.
Baca juga: 3 Spot Wisata Terbaru Tasikmalaya Siap Sambut Pengunjung saat Liburan, Ada Air Panas di Hutan Pinus
Keberadaan kolam Air Panas Citiis di kaki Gunung Galunggung, Tasikmalaya, menampilkan suasana alam dengan rimbun pepohonan, dan menawarkan suasana santai hemat biaya.
Namun, akses menuju kawasan wisatanya tidak mudah, karena lokasinya berada di kaki gunung Galunggung dengan trek jalan menanjak dengan kondisi jalan tidak rata.
Dari jalan baru Cisinga, pengunjung bisa menempuh waktu sekitar 15 menit dengan kondisi jalan kurang baik. Bahkan kendaraan roda empat harus ekstra menuju lokasi karena memiliki tanjakan yang terjal.
Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepolisian resor Tasikmalaya bersama jajaran Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya meninjau kondisi terkini area wisata kolam pemandian air panas Citiis.
"Alhamdulillah hari ini kami memantau langsung dari objek wisata di kolam pemandian air panas Citiis, Padakembang," kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Prista Utama dikonfirmasi TribunPriangan.com, Rabu (25/3/2026).
AKBP Wahyu mengatakan, selain meninjau pihaknya juga melihat berbagai fasilitas di area wisata guna memberikan kenyamanan dan aman.
"Kita akan memberikan rasa aman, lancar dan tidak ada kendala apapun, baik proses administrasi maupun kegiatan SOP dan sebagainya yang ada disini kita pastikan aman, lancar, dan tidak membahayakan untuk pengunjung," jelasnya.
Ditanyai soal kerawanan wisata ia juga menghimbau meminta pengelola semua wisata untuk memberikan himbauan dan pengawasan secara ketat.
"Kerawanan juga kita sampaikan, agar tidak ada kejadian yang diinginkan," ucapnya.
Sementara itu, wisatawan asal Ciamis Dawiyah Darsono mengungkapkan, dirinya bareng keluarga besar pertama kali mengunjungi wisata pemandian air panas ini dapat informasi dari media sosial.
"Saya baru pertama kali dari Cihaurbeuti, Ciamis. Waktu ke sini kurang lebih satu jam. Alhamdulillah jalannya lancar," tambahnya.
Mengenai tiket pun sesuai dengan fasilitasnya, tapi akses menuju wisata cukup terjal dan menantang.
"Tiket sesuai, cuma fasilitasnya masih harus diperbaiki juga. Terutama kolamnya biar lebih nyaman," kata Dawiyah.(*)