TRIBUNJATIM.COM - Warga yang merupakan jemaah di Masjid Miftahul Jannah, Desa Pangaradan, Kabupaten Brebes merasakan kejanggalan dengan lantai atas masjid.
Banyaknya belatung berjatuhan dari atas di lantai tiga Masjid Miftahul Jannah, Desa Pangaradan, membuat warga merasa curiga.
Sampai akhirnya warga melaporkan ke marbot masjid yang kemudian melakukan pengecekan.
Betapa kagetnya warga saat mengecek, mereka menemukan 2 jenazah diduga pria, yang telah membusuk di atas atap masjid.
Peristiwa penemuan 2 jenazah pada Rabu (25/3/2026) malam tersebut membuat geger warga di Desa Pangaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes.
Kapolsek Tanjung, AKP R Imam Priyadi menyebut, saat ini anggotanya fokus pada evakuasi korban dan melakukan penyelidikan.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kedua jenazah itu kami evakuasi ke RSUD Brebes," pungkasnya, Rabu malam.
Kepala Dusun Pangaradan, Eko Setianto mengatakan, awalnya warga itu melihat ada belatung berjatuhan dari atas pada bagia tempat wudhu putri. Warga tersebut langsung menemui marbot yang ada di mesnya.
Baca juga: Kepala Dusun di Blitar Sempat Curhat ke Warga Sebelum Jasad Ada di Sungai, Baru 3 Bulan Menjabat
Warga tersebut kemudian meminta marbot untuk mengecek lantai 3.
"Marbot itu kemudian naik melihat ada mayat, diatas, akhirnya yang tadi laporan itu dikasih tahu, karena awalnya ngga mau naik."
"Akhirnya naik, kemudian woro-woro ke warga lain. Di atas itu mayatnya dua," imbuhnya.
Pantauan Tribunjateng.com di Kamar Jenazah RSUD Brebes, dikutip TribunJatim.com, Kamis (26/3/2026), usai dilakukan autopsi jenazah kedua korban kemudian dibawa oleh ambulans ke rumah duka.
Rencananya, jenazah akan di makamkan pada Kamis 26 Maret 2026 pagi.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak dokter maupun Polisi terkait penyebab kematian kedua korban tersebut.
Warga Desa Pangaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, digegerkan dengan penemuan dua mayat membusuk di masjid setempat pada Rabu (25/3/2026) malam.
Informasi yang dihimpun, dua mayat itu pertama kali ditemukan warga yang curiga karena banyaknya belatung berjatuhan dari atau atau lantai tiga Masjid Miftahul Jannah desa setempat.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke marbot masjid untuk melakukan pengecekan.
Warga pun syok begitu mendapati ada dua sosok mayat berjenis kelamin pria sudah membusuk di atap masjid tersebut.
Kapolsek Tanjung, AKP R Imam Priyadi menyebut, saat ini anggotanya fokus pada evakuasi korban dan melakukan penyelidikan.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kedua mayat itu kami evakuasi ke RSUD Brebes," pungkasnya.
Baca juga: Reaksi Alvi Pelaku Mutilasi Saat Jalani Sidang Perdana di PN Mojokerto, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi
Identitas dua mayat pria yang ditemukan di lantai 3 Masjid Miftahul Jannah, Desa Pangaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes Jawa Tengah pada Rabu 25 Maret 2026 malam akhirnya terungkap.
Keduanya yakni Iwantoro (29) dan Bambang Suherman (44) Warga Desa Pangaradan.
Marhadi (37) kakak sepupu salah satu korban (Iwantoro), mengatakan, pada Jumat 20 Maret 2026 lalu dirinya memasang lampu list masjid tak jauh dari lokasi kedua jenazah ditemukan.
Saat sedang memasang lampu list masjid, ia ditemui oleh Iwantoro dan Suherman.
Iwantoro bermaksud untuk mengajak Marhadi ke kecamatan Songgom. Tujuannya untuk menemui Istri Iwantoro.
"Seingat saya itu hari Jumat tanggal 20 Maret 2026. Ia naik menemui saya yang sedang memasang lampu list masjid. Ia minta saya menemaninya menemui istrinya," kata Marhadi., dikutip TribunJatim.com dari TribunJateng.com, Kamis (26/3/2026).
Karena sedang memasang lampu list masjid, Marhadi menolak permintaan keponakannya tersebut.
Ia menceritakan, keponakannya bersama Suherman lalu pergi setelah ia menolak ajakan tersebut.
Tak berselang lama, ia juga kemudian turun ke lantai dua untuk melanjutkan pekerjaan lain di masjid tersebut.
"Saya melihat dia turun. Saya turun juga ke lantai dua pasang kipas angin, ngga tau kalau dia naik lagi," ungkapnya saat ditemui di kamar jenazah RSUD Brebes.
Usai pertemuan tersebut, hingga larut malam kedua korban dilaporkan hilang dan tidak pulang kerumah.
Keesokan harinya, Sabtu 21 Maret 2026 atau bertepatan denga hari raya Idul Fitri, korban yang seharusnya berkumpul dengan keluarga juga tak kunjung pulang.
Keluarga memutuskan untuk melaporkan kehilangan anggota keluarganya itu ke Polsek Tanjung.
Keluarga bahkan menempelkan selebaran orang hilang hingga memposting kehilangan korban ke media sosial.
"Saat itu sempat dikabarkan hilang, habis Salat Id kakaknya bilang, Iwan kok ngga Pulang, akhirnya kita cari-cari semenjak hari Sabtu pas lebaran," imbuh Marhadi.
Saksi ini juga menceritakan bahwa pihak keluarga sempat melaporkan hilangnya dua orang ini ke pihak berwajib.
Warga Geger
Berdasarkan Informasi yang dihimpun, mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang menaruh kecurigaan banyaknya belatung yang terjatuh dari lantai 3 Masjid Miftahul Jannah desa setempat.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke marbot masjid untuk melakukan pengecekan ke atas masjid.
Benar saja, dua sosok mayat berjenis kelamin pria ditemukan sudah membusuk.
Kapolsek Tanjung AKP R Imam Priyadi saat dikonformasi Tribunjateng.com membenarkan terkait adanya penemuan dua sosok mayat pria yang sudah membusuk itu.
Kapolsek menyebut, saat ini anggotanya fokus pada evakuasi korban dan melakukan penyelidikan.
"Benar, saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut."
"Korba kemudian kami evakuasi ke kamar jenazah RSUD Brebes," pungkasnya.