TRIBUNNEWS.COM - Harapan Timnas Italia untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 terjaga, setelah memastikan diri lolos ke babak final play-off zona Eropa.

Kemenangan dengan skor 2-0 atas Irlandia Utara di semifinal, Jumat (27/3/2026) dinihari tadi.

Secara tidak langsung membuat Italia tinggal berjarak satu kemenangan lagi dengan Piala Dunia 2026.

Kebetulan, ujian terakhir yang akan dihadapi Gli Azzurri sebelum berhak lolos ke babak utama ialah Bosnia & Herzegovina.

Laga final play-off Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia akan berlangsung pada Rabu (1/4/2026) jam 01.45 WIB.

Bilino Polje Stadium yang merupakan markas Bosnia, akan menjadi saksi sejarah perjuangan kedua tim, memperebutkan satu dari enam tiket lolos ke Piala Dunia 2026 yang masih tersisa.

Baca juga: Menghapus Trauma Menjaga Asa ke Piala Dunia 2026, Tonali dan Kean Nyalakan Harapan Italia

Selebrasi Sandro Tonali usai cetak gol pada laga Italia vs Belgia di UEFA Nations League 2024/2025, Jumat (15/11) dini hari WIB.
Selebrasi Sandro Tonali usai cetak gol pada laga Italia vs Belgia di UEFA Nations League 2024/2025, Jumat (15/11) dini hari WIB. (Instagram Federasi Sepak Bola Italia)

Meskipun hanya butuh satu langkah (red: kemenangan) lagi untuk bisa mencapai babak utama turnamen.

Peringatan keras tetap disampaikan Gennaro Gattuso selaku agar Italia tidak terlena.

Hal ini mengingat masih belum ada jaminan lolos bagi Italia, sekalipun sudah memastikan diri tampil di final play-off.

Selain itu, Gattuso ingin mengingatkan bahwa Bosnia yang akan menjadi lawan Italia di final play-off, bukanlah tim sembarangan.

Ada satu dari banyaknya pemikiran yang dimiliki Gattuso ketika ditanya soal Bosnia yang bakal menjadi lawan Italia.

Dan satu pemikiran tersebut ialah Gattuso memperingatkan bahwa Bosnia merupakan tim yang berpengalaman.

"Ada banyak pemain berpengalaman di tim Bosnia, itulah yang membedakan dengan Wales," ujar Gattuso setelah membawa Italia ke final play-off, dilansir laman Football Italia.

"Bosnia bermain bertahan dengan baik, mengandalkan para penyerang andalan mereka,"

"Jadi, Bosnia jelas akan menjadi lawan yang sulit, seperti yang kita rasakan saat melawan Irlandia Utara hari ini," tambahnya.

Apa yang dikatakan Gattuso barangkali tidak sepenuhnya salah.

Pemain depan Inter Milan asal Bosnia Edin Dzeko (kiri) berebut bola dengan bek Viktoria Plzen dari Ceko Lukas Hejda (kanan) selama pertandingan sepak bola Grup C Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Viktoria Plzen di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan , pada 26 Oktober 2022.
MIGUEL MEDINA / AFP
Pemain depan Inter Milan asal Bosnia Edin Dzeko (kiri) berebut bola dengan bek Viktoria Plzen dari Ceko Lukas Hejda (kanan) selama pertandingan sepak bola Grup C Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Viktoria Plzen di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan , pada 26 Oktober 2022. MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

Meskipun merupakan negara pecahan dari Yugoslavia, Bosnia menjadi salah satu negara yang cukup pesat perkembangan sepak bolanya di benua Eropa.

Hal itu dibuktikan dengan munculnya beberapa pemain berbakat dari negara tersebut, yang membela klub top Eropa dan berkompetisi di liga elit Benua Biru.

Satu pemain yang paling mencolok dan layak dibicarakan ialah Edin Dzeko.

Sekalipun sudah berusia 40 tahun, keberadaan Dzeko di skuad utama Bosnia, jelas punya pengaruh yang luar biasa.

Berstatus sebagai pemain tertua hingga menyandang predikat sebagai kapten utama tim nasional tersebut.

Jelas membuktikan besarnya pengaruh dan peran yang dimainkan Dzeko, dalam perjuangannya untuk membawa Bosnia lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia.

Pengalaman Dzeko mulai dari memperkuat AS Roma, Manchester City, Inter Milan, Fiorentina, Fenerbahce dan kini Schalke 04, menjadi bukti bahwa kualitasnya sudah teruji di berbagai kompetisi elit Eropa.

Aksi pemain Arsenal, Sead Kolasinac (ketiga kanan) di depan gawang Cardiff City dalam laga pekan ke-24 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Rabu (30/1/2019) dini hari WIB.
Aksi pemain Arsenal, Sead Kolasinac (ketiga kanan) di depan gawang Cardiff City dalam laga pekan ke-24 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Rabu (30/1/2019) dini hari WIB. (Twitter @premierleague)

Selain Dzeko, ada beberapa pemain Bosnia yang juga layak diwaspadai Italia.

Contohnya Tarik Muharemovic dan Sead Kolasinac yang memperkuat dua klub Italia berbeda yakni Sassuolo dan Atalanta sebagai bek tengah di timnya masing-masing.

Jangan lupakan juga sosok pemain berpengalaman lain seperti Nikola Vasilj (kiper), Nikola Katic (bek), Ivan Sunjic (gelandang), dan Ermedin Derimovic (penyerang) yang menjadi langganan Bosnia.

Tak lupa, beberapa pemain muda Bosnia juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja oleh Italia.

Sebut saja ada Benjamin Tahirovic (23 tahun), Esmir Bajraktarevic (21 tahun) dan Amar Dedic (23 tahun) yang sudah menjelma sebagai gelandang andalan Bosnia setiap laga internasionalnya.

Melihat nama, asal klub hingga pengalaman yang dimiliki skuad Bosnia, Italia jelas perlu waspada, agar tidak mengalami nasib tragis gagal ke Piala Dunia lagi, karena terlalu meremehkan tim lawan.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Baca Lebih Lanjut
Play-off Piala Dunia 2026 - Italia Ketemu Tim Peringkat 69, Gattuso Mendengar Bisikan Mistis sebelum Tidur
Ade Jayadireja
Chiesa Dicoret dari Timnas Italia, Gattuso Sebut 'Tidak Ada Gunanya' di Babak Play-off Piala Dunia
Khairil Rahim
Gattuso targetkan Italia menangi dua laga play-off UEFA
Antaranews
Prediksi Irlandia Utara vs Italia Play-off Piala Dunia 2026 Zona Eropa Malam Ini
Christoper Desmawangga
Suntikan Positif Italia Jalani Play-off Piala Dunia 2026, Tembok Azzurri Bakal Lebih Terjamin
Arif Tio Buqi Abdulah
Live Score Hasil Timnas Italia vs Irlandia Utara Semifinal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
Faiz Iqbal Maulid
Anomali AC Milan: Tanpa Wakil di Italia, Penyerang Seret Gol Malah Masuk Proyek Piala Dunia
Dwi Setiawan
Play-off Piala Dunia 2026 - Bomber Inter Milan Memikul Janji untuk Timnas Italia
Dwi Setiawan
Donnarumma Kirim Pesan Tersirat usai Manchester City Juara EFL Cup, Piala Dunia 2026 Italia Datang?
Christoper Desmawangga
Mbappe Buktikan Siapa Monster Sebenarnya, Alarm Keras untuk Brasil di Piala Dunia 2026
Drajat Sugiri