TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Aksi pemalakan terhadap sopir mobil bak terbuka di Jalan Jembatan Tiga Raya, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara viral di media sosial.
Dari empat pelaku yang terekam kamera, dua di antaranya kini sudah ditangkap aparat Polsek Meteo Penjaringan.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku dari total empat orang yang terlibat dalam aksi pemerasan tersebut.
Diketahui, pemalakan itu terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB saat kendaraan korban berhenti di lampu lalu lintas di lokasi kejadian.
"Dan memang si pelaku ini modusnya itu adalah meminta sejumlah uang. Tadinya memang dari pihak korban itu sempat memberikan uang sejumlah Rp 4.000, namun dari pihak para pelaku ini malah mengambil uang lain yang ada di atas dashboard kendaraan hampir sekitar Rp 12.500 rupiah," kata Agta saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).
Agta menjelaskan, aksi pemalakan tersebut terekam kamera kendaraan lain yang berada di depan korban hingga akhirnya videonya beredar luas di media sosial.
Menindaklanjuti video viral tersebut, anggota Subnit Resmob Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan langsung melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara dan akhirnya menangkap dua pelaku pada Jumat (27/3/2026) pagi.
Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial YB (29) dan AF (25), yang diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.
Selain mengambil uang, pelaku juga sempat memaksa korban untuk menyerahkan rokok, namun upaya tersebut tidak berhasil karena korban mengamankan barang miliknya.
"Ya, memaksa mengambil dan juga selain uang itu dia memaksa untuk mengambil sejumlah rokok, namun tidak didapatkan karena memang dari pihak korban sepertinya mengamankan," ujar Agta.
Polisi menduga para pelaku menargetkan kendaraan dengan pelat nomor luar daerah yang melintas di kawasan tersebut.
"Analisa awal seperti itu, jadi memang yang jadi korban itu pelat dari luar Jakarta. Namun untuk lebih dalamnya kami masih melakukan pemeriksaan secara utuh," jelasnya.
Saat ini, dua pelaku lainnya yang diketahui berinisial E dan K masih dalam pengejaran petugas.
Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing pelaku serta kemungkinan adanya aksi serupa di lokasi lain.