TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Nasib tragis dialami dua remaja berusia 18 tahun asal Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.
Muhammad Miftahul Koir dan Azka tenggelam di tempat pemandian Air Terjun Watu Bobot, Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Sabtu (28/3/2026).
Keduanya meninggal saat sedang bermain (mandi) di lokasi air terjun saat perayaan Syawalan atau H+7 Lebaran.
Baca juga: Ribuan Warga Jepara Antusias Melihat Arak-arakan Kerbau Bule Sejauh 1,1 Km, Arini Dibuat Terpesona
Kronologi
Miftahul dan Azka berangkat dari Desa Bawu bersama dua rekan lainnya.
Mereka berempat berangkat ke Air Terjun Watu Bobot pukul 08.00 WIB dan sampai pukul 08.30 WIB.
Setelah tiba di lokasi, Azka seketika menceburkan diri ke dalam air. Tiba-tiba dia tenggelam tanpa sebab.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, setelah melihat Azka tenggelam, Miftahul mencoba menyelamatkan.
Namun nahas, Miftahul justru ikut terseret arus air dan turut tenggelam setelah berupaya menolong Azka.
"Tim relawan BPBD dan Tim SAR dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian jasad kedua korban," terangnya.
Menurut Arwin, kedua jasad korban ditemukan sekitar pukul 11.50 WIB.
Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal di dasar kubangan air terjun sedalam kurang lebih 5 meter.
Proses pencarian berlangsung kurang lebih dua jam dan sempat menjadi perhatian warga sekitar.
Penduduk sekitar penasaran untuk melihat langsung proses pencarian jasad korban tenggelam.
"Jasad korban dievakuasi ke Puskesmas Batealit untuk mendapatkan penanganan lanjut," ujar dia. (Sam)
Baca juga: Batu Besar "Mengancam" di Atas Tebing, Longsor Tutup Jalan Desa Tempur Jepara Belum Bisa Dibersihkan