BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Kanaan Junior High School Competition (Kajuhico) ke-4 berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan, Selasa (31/3/2026) sore.
Ajang yang awalnya digelar di lapangan basket SMP Kristen Kanaan Banjarmasin itu akhirnya dipindahkan ke Suria Arena demi kelancaran pertandingan.
Perpindahan lokasi dilakukan setelah hujan turun deras. Selain faktor cuaca, tingginya antusiasme peserta dari berbagai sekolah juga menjadi pertimbangan panitia agar kompetisi tetap berjalan optimal.
Kepala Sekolah SMP Kristen Kanaan Banjarmasin, Rita Sarah, mengatakan Kajuhico tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta yang signifikan.
“Di tahun ini pesertanya cukup banyak, ada 64 tim dari SD dan SMP putra-putri. Setiap tahun kami melihat peningkatan, artinya ajang ini memang menjadi wadah yang baik untuk mempererat persatuan antar sekolah,” ujarnya.
Baca juga: Serunya Kanaan Basketball Competition ke-14, Diikuti Belasan Sekolah di Banjarmasin
Menurutnya, Kajuhico bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana membangun persahabatan dan kebersamaan antar pelajar.
“Ini tempat untuk kita bersama-sama, membangun persahabatan dan kesatuan. Saya percaya olahraga adalah salah satu alat pemersatu,” tambahnya.
Ia mengapresiasi semangat panitia dan peserta yang tetap melanjutkan pertandingan meski sempat tertunda akibat hujan.
Setelah jeda sekitar pukul 15.30 WITA, seluruh rangkaian kegiatan kembali berjalan lancar di lokasi baru.
Lebih lanjut, Rita menegaskan Kajuhico menjadi upaya sekolah untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, tidak hanya di bidang akademik.
“Selama ini lomba lebih banyak di bidang akademik seperti matematika dan bahasa Inggris. Sekarang kami dorong juga di bidang olahraga supaya anak-anak berkembang secara menyeluruh,” jelasnya.
Baca juga: Sejak Berbayar, Lapangan Basket Siring Bekantan Banjarmasin Sepi, Pengunjung Keluhkan Biaya Sewa
Ia berharap menjadikan SMP Kristen Kanaan sebagai wadah pembinaan dan kompetisi bagi pelajar di Banjarmasin.
“Harapannya ajang ini terus berkembang dan menjadi wadah, salah satunya sebagai perpanjangan tangan pembinaan basket, khususnya 3 on 3,” paparnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)