TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menyusul gempa Magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara, Kamis 2 April 2026 pagi, Manajemen Grand Whiz Megamas Manado dan Whiz Prime Megamas Manado memastikan kondisi hotel saat ini aman dan operasional tetap berjalan normal.

Cluster General Manager Grand Whiz Megamas Manado dan Whiz Prime Megamas Manado, Adri Yongki Wala menjelaskan, segera setelah kejadian, tim hotel menjalankan prosedur tanggap darurat sesuai standar keselamatan. 

Seluruh tamu dan staf dievakuasi dengan tertib menuju titik aman. "Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, dan proses evakuasi berlangsung lancar," kata Yongki kepada Tribunmanado.co.id, Kamis petang. 

Katanya, pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur bangunan dan fasilitas telah dilakukan denganhasil menunjukkan kondisi hotel tetap aman untuk beroperasi. Tim juga terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pihak terkait.

“Kami bergerak cepat untuk memastikan seluruh tamu dan staf berada dalam kondisi aman. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama kami,” ujarnya lagi. 

Dikatakannya, pihaknya terus memantau situasi dan memastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara sigap dan terkoordinasi.

Manajemen menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh tamu serta staf, serta memastikan operasional hotel tetap berjalan dalam kondisi yang kondusif.

BMKG Deteksi Adanya 212 Gempa Susulan Pasca Magnitudo 7,6 di Sulut, Malut dan Gorontalo

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat, adanya 212 gempa susulan pasca gempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo, Kamis (2/4/20267). 

BMKG dalam laporan rekapitulasi yang diinformasikan di akun X milik BMKG menyebut, pusat gempa berada di sekitar Pulau Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Gempa bumi ini mengakibatkan aktivitas deformasi batuan dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).

Dirasakan di Ternate, Kecamatan Ibu, Manado, Gorontalo, Boalemo dan Pohuwatu.

Intensitas maksimum V-VI MMI di Ternate.

Dampak sementara tercatat 1 orang meninggal dunia, puluhan unit bangunan beserta kantor mengalami rusak sedang, di area Manado, Minahasa, Ternate dan sekitarnya   Hingga Kamis (02/04) pukul 18.55 WIB.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 212 aktivitas gempa bumi susulan (5 gempa bumi dirasakan masyarakat) dengan magnitudo maksimum M5,8," BMKG dalam rilisnya. 

BMKG sempat mengeluarkan peringatan terkait potensi tsunami dari gempa yang terjadi namun kemudian kembali mencabutnya setelah melakukan kajian dan analisa.

Daftar Sementara Korban Gempa Guncang Manado

Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum membeber data terkini terkait korban gempa bumi di Manado.

Sebit dia, di Gedung KONI Sario Manado terdapat dua korban.

Satu tewas dan satu luka-luka.

"Ada pula seseorang yang melompat dari lantai dua sebuah bangunan, namun ia sudah diperiksa dan luka tak begitu parah," kata dia.

Korban lainnya adalah seseorang yang tengah berlari di seputaran jalan Pierre Tendean Manado.

Ia jatuh terhuyung. Sebut dia, itu masih data sementara.

Pihaknya masih mengupdate data kerusakan maupun korban.

Rasid Poli, seorang saksi mata menuturkan, saat kejadian ia tengah mencangkul di samping kanopi gedung KONI.. (TribunManado.co.id/Ndo)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Baca Lebih Lanjut
Gempa Bumi M 7,6 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Terasa hingga Manado, Warga Berhamburan
Muslimah
Kronologi Lansia Meninggal Dunia di Kompleks Kantor KONI Sulawesi Utara Akhibat Gempa M 7,6
Intan
Gempa magnitudo 7,6 sangat terasa di Manado
Antaranews
BMKG Deteksi Adanya 212 Gempa Susulan Pasca Magnitudo 7,6 di Sulut, Malut dan Gorontalo
Rizali Posumah
Nelayan Tetap Melaut Pasca Gempa M 7,6, Yakin Tak Bakal Tsunami
Kiki Novilia
Gempa M 7,6 Guncang Manado, Kamis 2 April 2026, Warga Berhamburan ke Luar Rumah, Berpotensi Tsunami
Irfani Rahman
Berita Foto Dampak Kerusakan Gempa Magnitudo 7,6 di Manado
Rizali Posumah
Pertamina Sulawesi Pastikan Operasional Fasilitas Tetap Aman Pasca Gempa di Sulut–Malut
Rizali Posumah
Cerita Fikri, Warga Sulteng yang Ikut Merasakan Gempa M 7,6 di Manado: Seumur Hidup Baru Kali Ini
Rizali Posumah
Gempa Bumi Magnitudo 7,6 Guncang Sulut, Dinding Hunian Retak, Warga di Minut Panik Keluar Rumah
Frandi Piring