Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebuah video yang memperlihatkan Kereta Api (KA) Batara Kresna jurusan Solo–Wonogiri berhenti di perlintasan rel Bengkong, Jalan Slamet Riyadi, viral di media sosial pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Dalam video tersebut, kereta tampak berhenti melintang di tengah jalan sehingga menghambat arus lalu lintas.
Akibatnya, pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, terpaksa dialihkan ke jalur lambat untuk tetap bisa melintas.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.16 WIB.
Posisi kereta yang berhenti di rel Bengkong menyebabkan akses Jalan Slamet Riyadi, baik dari arah barat maupun timur, sempat tertutup total.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa KA Batara Kresna mengalami kendala teknis pada sarana sehingga harus dihentikan sementara di lokasi.
“Iya, betul. Sekitar pukul 06.16 WIB ada kendala teknis pada sarana,” ujar Feni, Jumat (3/4/2026).
Ia menambahkan, kereta berhenti kurang lebih selama 25 menit untuk dilakukan penanganan oleh petugas teknis di lapangan.
“Petugas langsung melakukan perbaikan. Pada pukul 06.41 WIB, perbaikan selesai dan kereta kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Purwosari,” jelasnya.
Menurut Feni, penghentian kereta tersebut memang dilakukan sebagai langkah antisipatif demi keselamatan perjalanan.
“Jadi, saat ada indikasi gangguan, petugas akan menghentikan perjalanan kereta api untuk dilakukan penanganan,” terangnya.
Baca juga: Jadwal KA Batara Kresna Solo-Wonogiri Selama Libur Lebaran 2026, Cek Jam Keberangkatannya
Atas kejadian tersebut, pihak KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jasa kereta api.
Meski sempat berhenti, dipastikan tidak ada keterlambatan dalam perjalanan KA Batara Kresna.
“PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas kendala teknis tersebut. Tidak ada keterlambatan perjalanan KA Batara Kresna,” pungkasnya. (*)