TRIBUNNEWS.COM - Update Proliga 2026 datang dari kubu Jakarta LavAni Livin Transmedia. Amunisi asing baru Jakarta LavAni, George Grozer, dijadwalkan tiba malam ini, Sabtu (4/4) malam WIB,'
George Grozer telat bergabung untuk memperkuat Jakarta LavAni pada Final Four Proliga 2026, yang menggulirkan pertandingan pertamanya, Kamis (2/4) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur.
Terbaru, Jumat (3/4), saat Jakarta LavAni mengalahkan Jakarta Garuda 3-0 (25-17, 25-20, dan 25-17), George Grozer belum hadir dalam laga tersebut.
Disampaikan asisten pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni, pevoli asal Jerman berusia 41 tahun itu baru tiba di Indonesia malam nanti.
"Rencananya, nanti malam atau dini hari sudah sampe di Indonesia," buka Erwin Rusni ditanya soal kedatangan Grozer, saat dihubungi Tribunnews, Sabtu sore WIB.
"Besok pagi rencananya baru bisa bergabung dengan tim di Surabaya," lanjut pria yang pernah membawa Jakarta Sananta menjuarai Proliga 2008.
Hammerschorsch, yang menjadi julukan dari Grozer, sebelumnya merampungkan musim Liga Voli China 2025/2026 bersama Shanghai Bright.
Dia mendapatkan waktu recovery yang terbilang singkat sebelum bergabung ke LavAni. Oleh karena itu, Erwin Rusni juga belum bisa memastikan kapan sang pevoli menandai debutnya di kompetisi kasta tertinggi bola voli Indonesia.
Diketahui, laga kedua Jakarta LavAni pada Final Four Proliga 2026 seri Surabaya akan berlangsung, Minggu (5/4). Juara Proliga 2022 dan 2023 ini akan melawan Surabaya Samator, pemilik 7 gelar juara.
Keputusan debut Grozer yang merupakan penggawa timnas voli putra Jerman, berada di tangan pelatih LavAni, David Lee. Sekalipun bukan sebagai starter, Erwin Rusni memprakirakan pemain asing barunya itu akan bermain sebagai pengganti di momen-momen tertentu.
"Belum tahu (waktu debut Grozer-red). Kita lihat besok, dan itu tergantung keputusan David Lee. Kemungkinan tipis-tipis dulu mainnya," sambung Erwin Rusni sembari tertawa.
Lebih lanjut, Erwin Rusni yang juga mantan pemain timnas, membahas soal kemenangan LavAni atas Jakarta Garuda.
Meski membukukan tiga poin, Jakarta LavAni dalam penilaian staf kepelatihan mereka, pemainnya masih banyak melakukan eror.
Baca juga: Kontroversi Wasit di Final Four Proliga 2026, Pelatih Gresik Phonska Ngamuk Gegara Video Challenge
"Untuk pemain semuanya kondisi aman, tidak ada yang cedera."
"Tapi jujur saja dari pertandingan kemarin, kita (pemain-red) belum maksimal."
Evaluasi akan terus dilakukan. Termasuk dalam memanfaatkan situasi reset attack dan serve yang dalam beberapa momen justru berbuah eror.
"Yang jelas masih ada eror. Dan dalam setiap pertandingan kita coba lakukan perbaikan," ucapnya menegaskan.
Jakarta LavAni jelas membidik gelar juara Proliga 2026. Menandai debut Proliganya tahun 2022 dengan raihan gelar juara, pada dua edisi terakhir LavAni justru kurang maksimal.
Tepatnya pada Proliga 2024 dan 2025 menggapai laga grand final, Jakarta LavAni harus mengakui kekuatan Jakarta Bhayangkara Presisi dalam perebutan gelar kampiun.
Oleh karena itu, LavAni tak ingin mengulang kesalahan yang sama pada edisi 2026. Satu di antara cara yang ditempuh Jakarta LavAni adalah mendatangkan pemain asing berkualitas.
Selain kembali mengontrak mantan penggawa timnas voli Jerman, Grozer, LavAni mempertahankan hitter asal Amerika Serikat, Taylor Sander, yang musim lalu juga menjadi bagian dari skuad.
Selain itu, posisi pelatih kepala LavAni juga mengalami pergantian, dari Nicolas Vives asal Kuba, digantikan Davide Lee yang juga berasal dari Amerika Serikat.
(Tribunnews.com/Giri)