Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Calon jemaah haji asal Lampung tahun ini bakal merasakan suasana berbeda yang belum pernah ada sebelumnya.

Asrama Haji Lampung kini tak lagi sama. 

Dua unit gedung baru kini tampak berdiri megah di kompleks yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Rajabasa, Bandar Lampung tersebut.

Kedua gedung tersebut yakni Grand Multazam berlantai tujuh dan dan Multazam berlantai lima.

Dua gedung baru itu bakal menjadi lokasi karantina bagi jemaah haji Lampung sebelum diterbangkan menuju Tanah Suci. 

Memasuki kawasan gedung Grand Multazam, tampak lantai satu dijadikan area pelayanan.

Saat menaiki lift menuju lantai dua, terlihat area yang dijadikan sebagai ruang makan serta ruang pertemuan bagi para jemaah.

Lantai tiga dan seterusnya merupakan kamar para jemaah.

Memasuki area kamar, tampak empat buah kasur empuk berlapis seprei Superfit, lengkap dengan bantal dan selimut baru.

Kamar asrama ini juga dilengkapi dengan pendingin ruangan dan kamar mandi.

Tak hanya kamar reguler, gedung baru ini juga memiki kamar khusus, yakni satu unit kamar VIP dan satu unit kamar VVIP.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung M Ansori F Citra memastikan gedung ini benar-benar siap beroperasi penuh menyambut musim haji 2026. Ia menuturkan, masing-masing gedung baru ini mampu menampung 200 orang jemaah.

"Tahun ini kita insya Allah menempatkan jemaah kita di dua gedung. Yang satu gedung lima lantai dengan lift dan satu gedung lagi Grand Multazam ini tujuh lantai. Masing-masing gedung itu ada 50 kamar reguler dengan kapasitas masing-masing kamar diisi empat orang," ungkap Ansori saat meninjau lokasi gedung tersebut, Senin (6/4/2026).

Dengan kapasitas total 400 orang dari dua gedung tersebut, Ansori mengakui bahwa daya tampungnya sedikit mepet karena adanya perubahan kuota jemaah per kloter dari maskapai Saudi Arabian Airlines yang awalnya berkapasitas 393 jemaah menjadi 445 jemaah.

Oleh karena itu, sisa jemaah yang tidak tertampung di dua gedung utama tersebut akan tetap dialokasikan ke gedung lama, yakni Jabal Qubais.

Menariknya, Ansori memproyeksikan gedung megah ini tidak hanya akan menganggur selepas musim haji selesai.

Ke depan, kompleks penginapan ini akan dikomersialkan untuk menyumbang pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sekaligus menyokong pariwisata daerah.

"Gedung ini bukan hanya untuk jemaah haji. Ini nanti dikomersilkan, ada PNBP, bisa disewakan ke masyarakat umum. Karena kita juga mendukung untuk pariwisata Lampung. Kalau Lampung kekurangan hotel saat ada acara besar, bisa menggunakan asrama haji," pungkasnya. 

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Baca Lebih Lanjut
Asrama Haji Surabaya Siap Sambut Kloter Pertama, Fasilitas Setara Hotel Bintang Tiga
Samsul Arifin
5.869 Calhaj Lampung Siap Berangkat ke Tanah Suci, Masuk Asrama Mulai 25 April 2026
Reny Fitriani
Calon Jamaah Haji Aceh Dijadwalkan Masuk Asrama Mulai 5 Mei 2026
Nurul Hayati
Kemenhaj Sumsel jadwalkan calon haji masuk asrama pada 21 April
Antaranews
Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Sumut, Jemaah Masuk Asrama Embarkasi Medan Mulai 21 April 2026
Ayu Prasandi
Pencarian 2 Mahasiswi yang Terseret Arus di Bandar Lampung Dihentikan Sementara
Noval Andriansyah
Mulai Berangkat Pada 24 April 2026, Total Jemaah Haji Asal Riau Capai 4.661 Orang
Firmauli Sihaloho
Polisi Buru Pencuri Motor yang Buang Tembakan saat Beraksi di Bandar Lampung
Robertus Didik Budiawan Cahyono
Menengok konstruksi fasilitas budaya di Xiong'an China Utara
Antaranews
Daftar Lengkap Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji NTB 2026
Idham Khalid