SRIPOKU.COM - Viralnya video penutupan jalan di sebuah perumahan di Sidoarjo berbuntut panjang.

Seorang kakek yang terekam dalam aksi tersebut akhirnya buka suara, merasa dirinya disudutkan publik tanpa penjelasan utuh, hingga kini siap membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Peristiwa bermula di Perumahan Sidokare Asri, saat seorang warga RT 53 RW 16 menutup sebagian akses jalan di depan rumahnya.

Aksi itu terekam CCTV dan cepat menyebar di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat ia memasang plang serta menggunakan alat jemuran sebagai penghalang kendaraan.

Dampaknya, warga yang biasa melintas harus mencari jalur lain, memicu ketegangan hingga adu argumen di lokasi.

Kakek bernama Mashuda kemudian memberikan klarifikasi.

Ia menegaskan tindakannya bukan tanpa alasan, melainkan demi keselamatan keluarganya, terutama sang cucu.

“Tujuan saya cuma satu, mengantisipasi keselamatan cucu saya kalau keluar. Enggak ada saya membenci seseorang, saya mengerti aturan kok,” kata Mashuda, Minggu (05/04/2026).

Menurutnya, penutupan itu bukan untuk melarang akses sepenuhnya, melainkan agar pengendara mengurangi kecepatan saat melintas di depan rumahnya.

Namun setelah video tersebut viral, respons publik justru berbalik menyudutkan dirinya.

Merasa dirugikan karena narasi yang berkembang tidak sesuai fakta versi dirinya, Mashuda pun mengambil sikap tegas.

“Saya jelas melakukan tempuh hukum. Saya nanti ke Polresta, mau ketemu sama Kanit Reskrim bagian IT untuk menindaklanjuti kronologi fakta yang sudah diambil kepada saya,” tegasnya.

KAKEK TUTUP JALAN - Tangkapan layar rekaman CCTV aksi warga yang menutup sebagian jalan perumahan, Minggu (05/04/2026).
KAKEK TUTUP JALAN - Tangkapan layar rekaman CCTV aksi warga yang menutup sebagian jalan perumahan, Minggu (05/04/2026). (Instagram/KOMPAS.com/JACK ROBBY DAMARJATI)

Baca juga: Dalih Kakek di Sidoarjo Blokir Jalan Demi Cucu, Klaim Bukan Fasilitas Umum: Bisa Lewat Jalan Lain

Kronologi Percekcokan di Lapangan

Ketua RT 53, Abdul Rofik, membenarkan bahwa kejadian dalam video tersebut bermula secara spontan. Ketegangan muncul saat seorang warga tidak bisa melintas karena akses jalan tertutup.

“Benar memang kejadian tersebut yang lagi viral. Kejadian itu memang spontan ya, jadi salah satu warga yang hendak mau keluar, jadi melewati gang tersebut dan mengalami kejadian tersebut dan langsung merekamnya,” ungkapnya.

 Menurut keterangan warga, aksi penutupan jalan ini sebenarnya sudah beberapa kali terjadi. Namun, pada kejadian terakhir, penutupan dilakukan secara total hingga menutup seluruh badan jalan, sehingga memicu emosi pengguna jalan.

Upaya Mediasi untuk Redam Konflik

Melihat situasi yang memanas, pengurus lingkungan segera mengambil langkah untuk meredakan konflik. Proses mediasi pun telah dilakukan guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

 “Sudah, tadi malam sudah ada mediasi dan rencananya besok sudah diselesaikan sama pihak kelurahan,” pungkas Abdul Rofik.

Baca Lebih Lanjut
Kesal Diviralkan! Kakek Sidoarjo Siap Polisikan Tetangga yang Rekam Aksinya Blokir Jalan di Sidokare
Jonisetiawan
Dalih Kakek di Sidoarjo Blokir Jalan Demi Cucu, Klaim Bukan Fasilitas Umum: Bisa Lewat Jalan Lain
Fadhila Rahma
Kakek Sidoarjo Blokir Jalan Demi Cucu, Ngaku Bukan Fasilitas Umum: Saya Tidak Mengubah Fasilitas
Jonisetiawan
Hilang Kendali, Kendaraan Truk Terguling di Badan Jalan Tutup Jalur Magelang
Yoseph Hary W
Hari Ketujuh Tak Ditemukan, Tim SAR Tutup Pencarian Kakek 80 Tahun yang Hilang di Buton Selatan
Amelda Devi Indriyani
Jalur Lingkar Timur Jatigede Sumedang Kembali Terbuka, Longsor Sisakan Sistem Buka Tutup Arus
Muhamad Syarif Abdussalam
Longsor di Jalan Lingkar Telaga Ngebel Sudah Tertangani, Jalur Kini Bisa Dilalui
Alga W
Laporan Polisi tuk Liliz Resmi Terbit, Penjual Rujak Mama Dalen Tegas Tempuh Jalur Hukum
Fandi Wattimena
Tempuh Jalur Hukum, Perum Jasa Tirta Operasionalkan Portal Masuk Bendungan Lahor Jika Perkara Tuntas
Eko Darmoko
Dorong Sepeda di Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Kakek di Blitar Tewas Tertabrak Kereta Api
Sri Wahyuni