TRIBUNJAKARTA.COM - Terungkap sosok Live Streamer Alea yang ditemukan tewas di dalam kamar kos Jalan Raya Basuki Rahmat, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (5/4/2026) malam.

Korban diketahui bernama Oka Septa Rahman Ditya alias Alea (27), warga Kampung Upas, Kelurahan Nagrikidul. 

Penemuan jasad pria bernama Oka identitas asli Alea menggegerkan warga sekitar.

Puluhan warga sempat memadati area kos-kosan untuk menyaksikan proses evakuasi Live Streamer yang kerap berpenampilan perempuan saat siaran itu. 

LIVE STREAMER ALEA - Terungkap sosok Live Streamer Alea yang ditemukan tewas di dalam kamar kos Jalan Raya Basuki Rahmat, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (5/4/2026) malam. (TRIBUNJABAR/JASA MARGA/Deanza Falevi)

Sosok Korban

Kakak ipar korban, Sinta mengungkap keseharian korban yang bekerja di bidang live streaming.

Dalam aktivitasnya, korban dikenal menggunakan nama “Alea” dan kerap tampil sebagai perempuan saat siaran.

"Dia kerja live streaming, tapi kami kurang tahu detailnya. Namanya Alea, jadi perempuan kalau lagi siaran," katanya.

Dari pekerjaan tersebut, Sinta mengatakan, korban disebut mampu meraup penghasilan sekitar Rp 4 juta per bulan.

Bahkan, sempat berencana merenovasi kamar dari hasil pekerjaannya itu.

Selain itu, keluarga juga menyebut korban dikenal cukup peduli dan kerap berbagi kepada orang sekitar, termasuk anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.

Aparat Olah TKP

Aparat kepolisian dari Unit Inafis Polres Purwakarta segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Di kamar korban juga sudah diberi garis polisi.

Setelah proses identifikasi awal, jenazah OSR kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui terakhir berkomunikasi pada 11 Maret 2026. 

Sinta menyebut komunikasi terakhir hanya terkait permintaan pinjaman uang karena korban mengaku ATM miliknya hilang dan terblokir.

"Terakhir komunikasi tanggal 11 Maret, cuma pinjam uang. Setelah itu sudah tidak ada kabar lagi, bahkan saat Lebaran juga tidak ada komunikasi," ujar Sinta kepada Tribunjabar.id di lokasi, Minggu (5/4/2026).

Menurutnya, korban tidak pernah mengeluhkan sakit serius. Namun, sempat mengaku mengalami gangguan pada penglihatannya sebelum pindah ke luar daerah.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban, termasuk menggali keterangan dari saksi-saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit.

Kondisi Korban

Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat, diduga telah meninggal dunia lebih dari dua hari.

Pelaksana Tugas Kapolsek Purwakarta Kota, AKP Enjang Sukandi, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur, mengenakan kaos hitam dan celana jeans biru.

"Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari dua hari, karena kondisi jenazah sudah dalam proses pembusukan," ujar Enjang saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Senin (6/4/2026).

Ia mengatakan, penemuan ini bermula dari kecurigaan pengelola kos yang sudah hampir sepekan mencoba menghubungi korban namun tidak mendapat respons.

Kecurigaan semakin kuat ketika korban tak terlihat keluar kamar selama beberapa hari.
Saat kamar diketuk tidak ada jawaban, pengelola kos akhirnya mencoba melihat ke dalam melalui jendela. 

Dari sana, lanjut Enjang, tercium bau tak sedap yang menyengat. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Purwakarta Kota sekitar pukul 19.40 WIB.

Petugas kepolisian bersama tim Reskrim dan Inafis Polres Purwakarta langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dugaan sementara korban meninggal karena sakit, namun untuk memastikan penyebab kematian, kami masih menunggu hasil otopsi," kata Enjang.

Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BERITA TERKAIT

Baca juga: Mayat Mutilasi Dalam Freezer di Bekasi, Polisi Cari Bagian Tubuh Korban yang Hilang

Baca juga: 5 Fakta Temuan Mayat Pria Termutilasi dalam Freezer Ayam Geprek di Bekasi, Sosok Pak Bedul Terungkap

Baca juga: Pekerja Proyek Temukan Mayat Pria Misterius Mengambang di Kali Bancong Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

Baca Lebih Lanjut
Jasad Live Streamer yang Ditemukan Tewas di Purwakarta Sudah Membusuk, Kamar Kos Terkunci dari Dalam
Seli Andina Miranti
Geger, Seorang Live Streamer Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Terakhir Kali Sempat Pinjam Uang
Naufal Fauzy
Geger, Kades Ditemukan Tewas Dalam Kamar Hotel, Polisi Langsung Olah TKP
Noval Andriansyah
Pelaku Pembunuhan di Sungai Jingah Banjarmasin Diringkus, Ditangkap Saat Cari Kamar Kos di Kalteng
Hari Widodo
BREAKING NEWS Kebakaran Melanda Indekos di Peterongan Semarang, Kamar Lantai 2 Ludes Jadi Abu!
Raka f pujangga
Tamu Apartemen BCC Batam Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar, Ini Kata Polisi
Dewi Haryati
Dua Hari Tak Terlihat, Pria di Banjarmasin Barat Ditemukan Tewas Diduga Akhiri Hidup di Kamar
Hari Widodo
Berawal Bau Menyengat, Lansia di Palembang Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Kamar Rumahnya
Shinta Dwi Anggraini
Pinkan Mambo Ngamen Live di Jalan, 4 Jam Bisa Raup Rp30 Juta, Bonus Tempa Mental
Budi Sam Law Malau
Cucu Kabur Usai Bunuh Nenek, Emas dan Uang Jutaan Digondol
Kiki Novilia