Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Viral di media sosial, video perkelahian dua pria membawa senjata tajam di Jalan Sungai Serang I, tak jauh dari kawasan Pasar Klitikan Notoharjo, Semanggi, Kota Solo, pada Selasa (7/4/2026).
Dalam video yang sempat diunggah di sejumlah akun Instagram sebelum akhirnya dihapus tersebut, terlihat dua pria tengah bersitegang.
Seorang pria mengenakan kaos hitam tampak berteriak sambil mengacungkan parang yang ia genggam.
Sementara itu, seorang pria paruh baya yang mengenakan kaos abu-abu bergaris tampak tersungkur di aspal, masih membawa parang.
Dari video tersebut juga terlihat kedua pria sempat saling serang menggunakan parang.
Beberapa saat kemudian, pria berkaos hitam meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan sepeda motor sambil menenteng parang.
Terkait insiden tersebut, Kasatreskrim Polresta Solo AKP Derry Eko Setiawan membenarkan kejadian itu.
Derry menerangkan bahwa insiden perkelahian berujung penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa pagi.
"Jadi tadi pagi kami memperoleh informasi bahwa ada penganiayaan antara dua orang, dengan korban berinisial UCI dan tersangka yang diduga terlapor berinisial A," ungkap Derry saat ditemui di Mapolresta Solo.
Derry mengatakan, perkelahian menggunakan parang tersebut bermula dari masalah pribadi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan kronologi kejadian bermula saat UCI, yang merupakan pemilik toko tak jauh dari lokasi kejadian, didatangi pelaku.
"Saudara UCI sedang duduk-duduk, tiba-tiba ada seorang lelaki yang langsung menganiaya sehingga mengakibatkan luka," lanjutnya.
Ia menerangkan bahwa motif awal insiden tersebut diduga karena adanya cekcok sebelumnya.
Baca juga: Menunggu Ujung Cekcok Dua Lansia Tetangga Kos di Tipes Solo: Dipolisikan atau Damai?
"Dari motif awal, diduga ada hubungan cekcok sebelumnya sehingga muncul motif pribadi," urai Derry.
Atas insiden tersebut, pihak kepolisian kini masih mendalami motif kejadian dan unsur tindak pidana di dalamnya.
"Kami sementara melakukan pendalaman terkait motif maupun unsur-unsurnya. Kami juga sedang melengkapi berkas," kata dia.
Disinggung terkait status terduga pelaku, Derry menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman kasus.
"Kami masih dalam pendalaman," jelasnya.
Sementara itu, Derry menjelaskan bahwa kondisi korban kini tengah dalam perawatan di rumah sakit.
"Kondisi saat ini masih dirawat di rumah sakit," pungkasnya. (*)