TRIBUNNEWS.COM - Sistem akademik Amerika Serikat (AS) dikenal menawarkan beragam akses bagi generasi muda yang bercita-cita melanjutkan studi hingga jenjang sarjana.
Kesempatan ini juga terbuka untuk umum, termasuk pelajar dari Indonesia.
Salah satu jalur yang semakin populer adalah college pathway, yang memungkinkan mahasiswa memulai studi di college sebelum melanjutkan ke universitas ternama.
Jalur college ini merupakan bagian dari struktur pendidikan di negara tersebut.
Menurut GoStudy International, konsultan pendidikan independen berbasis di Indonesia yang berfokus pada fasilitasi akses pelajar Indonesia ke pendidikan tinggi internasional.
Baca juga: Universitas Budi Luhur Gelar JSDC 2026, 43 Sekolah Ikuti Simulasi Sidang Internasional Model UN
College bisa menjadi alternatif yang memberikan sejumlah keuntungan strategis bagi calon mahasiswa maupun orang tua dalam merencanakan studi ke luar negeri.
Dalam praktiknya, mahasiswa akan menempuh dua tahun pertama pendidikannya di college sebelum kemudian menyelesaikan sisa tahun berikutnya di universitas pilihan hingga meraih gelar sarjana.
Lingkungan kelas kecil dan interaksi intensif dengan dosen membantu mahasiswa bertransisi dengan nyaman.
Program transfer membuka kesempatan meraih gelar dari universitas top seperti UC Berkeley atau University of Washington.
Berbeda dengan universitas, college berfokus pada tahap awal pendidikan tinggi dengan ukuran kelas yang lebih kecil serta interaksi yang lebih intens antara pelajar dan pengajar.
“Dua tahun pertama di college umumnya memakan biaya pendidikan yang lebih terjangkau dibandingkan langsung memulai studi di universitas. Pendekatan college juga bisa jadi kesempatan adaptasi bertahap dengan sistem pembelajaran dan kehidupan kampus; ini tentunya membantu membangun fondasi akademik yang kuat sebelum mereka melanjutkan studi ke tingkat universitas. Selain itu, karena ada program transfer, peluang untuk meraih gelar sarjana dari Top universities juga jadi lebih besar,” ungkap Vania Gowin, Associate Manager GoStudy International.
Selain sebagai akses, jalur college juga banyak menyediakan program-program yang menambah fleksibilitas. Salah satu contohnya seperti institusi kenamaan asal AS yang terbuka dan menyambut hangat pelajar Indonesia, Green River College.
College ini memiliki berbagai program, antara lain High School Completion, University Transfer (2+2), dan University Transfer Pathway (UTP), yang memungkinkan calon mahasiswa menyesuaikan perencanaan studi dengan kesiapan dan kebutuhan mereka.
High School Completion bisa menjadi pilihan bagi pelajar yang ingin mempersingkat durasi perjalanan akademik. Melalui program ini, siswa yang memenuhi persyaratan akan dapat menyelesaikan sekolah menengah tanpa harus menunggu kelulusan dalam negeri, dan mendapatkan kualifikasi setara SMA di AS (High School Diploma).
Green River College merupakan salah satu institusi yang menerima kurikulum nasional Indonesia, sehingga transisi bagi siswa tanah air menjadi lebih mudah.
Selain itu, sejumlah kelas dalam program High School Completion diakui sebagai kredit ganda; yang artinya diterima sebagai syarat kelulusan sekaligus menjadi kredit college. Skema ini turut mengakselerasi siswa ketika melanjutkan ke jenjang berikutnya, sehingga perjalanan akademik menjadi lebih ringkas dan terstruktur.
University Transfer (2+2) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan gelar sarjana (S1) dalam empat tahun dengan menempuh dua tahun pertama pendidikan tinggi di Green River College, lalu melanjutkan dua tahun berikutnya di universitas ternama pilihan.
University Transfer Pathway (UTP) di Green River College menyediakan jalur resmi bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi ke universitas kelas dunia di AS. Program ini menawarkan Conditional Admissions dan Designated Pathways ke lebih dari 40 perguruan tinggi ternama yang bermitra langsung dengan institusi, termasuk universitas seperti Arizona State University, University of California, Riverside, dan University of Massachusetts, Dartmouth.
Callysta Nicole Tedy, alumni Indonesia, memulai studi di Green River College sebelum melanjutkan ke University of California, Berkeley.
Kini ia berkarier sebagai HR Consulting Analyst di Marsh-Mercer, membuktikan jalur college efektif sebagai jembatan menuju kesuksesan global.
Orang tua Callysta, Edyanto Tedy dan Julie Anwar, menilai pengalaman belajar di Green River College terbukti membantu proses transisi putri mereka; menjadi jembatan yang sangat efektif menuju kesuksesan akademik, hingga dapat berkarier profesional di kancah global.
(Tribunnews.com/ Anita K. Wardhani)