TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air setelah ayah dari aktor muda Bio One, yakni Sutan Proboatmodjo, dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 6 April 2026.
Kepergian sosok ayah tercinta tersebut meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, terutama bagi Bio One yang dikenal dekat dengan keluarganya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Bio One membagikan momen penuh haru saat ia berada di pusara sang ayah yang telah ditaburi bunga.
Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan kalimat singkat namun sarat emosi sebagai bentuk ungkapan hati dan perpisahan terakhir.
“Dimaafin, pa, ma,” tulisnya dalam keterangan unggahan yang dibagikan pada Selasa 7 April 2026.
• Sinopsis Love and 10 Million Dollars, Drama Panas Davina Karamoy dan Giorgino Abraham
Tak hanya itu, Bio One juga mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang berisi pesan menyentuh dari sang ibunda setelah kepergian almarhum.
Pesan tersebut menggambarkan betapa dalamnya rasa kehilangan yang dirasakan keluarga, sekaligus menjadi bentuk penguatan di tengah duka yang menyelimuti.
Dalam pesan tersebut, sang ibu menyapa anak-anaknya dengan penuh kasih, menyebut mereka satu per satu sambil menyampaikan kabar duka atas meninggalnya sang ayah.
Ia menggambarkan perasaan campur aduk yang dirasakan keluarga, mulai dari kesedihan hingga kehilangan yang begitu mendalam.
Meski diliputi duka, ibunda Bio One mengajak anak-anaknya untuk saling memaafkan dan mengikhlaskan kepergian sang ayah.
Ia berharap dengan saling memberi pengampunan, almarhum dapat diterima amal ibadahnya, sementara keluarga yang ditinggalkan tetap diberikan keberkahan dalam menjalani hidup.
Pada bagian akhir pesannya, sang ibu menyampaikan permohonan maaf yang begitu menyentuh hati kepada anak-anaknya.
• 5 Kegiatan Lomba yang Menarik di Hari Kartini, Lengkap Sejarah Perjuangan
Ia berpesan agar mereka terus melakukan kebaikan dalam hidup, sehingga dapat menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
Permintaan maaf tersebut menjadi penutup yang emosional, menggambarkan refleksi mendalam sebagai orang tua.
Kepergian Sutan Proboatmodjo tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga menghadirkan gelombang empati dari para penggemar dan masyarakat yang turut menyampaikan belasungkawa atas kabar tersebut.