TRIBUNJATIM.COM - Lama tak muncul di layar kaca, Veri, penyanyi yang dikenal lewat ajang Akademi Fantasi Indosiar (AFI), kini kembali menyapa publik dengan kisah perjuangan hidup yang tak mudah.
Di balik popularitas yang pernah ia raih, Veri ternyata tengah menghadapi kondisi kesehatan yang cukup serius.
Perubahan fisik pun tak luput dari perhatian. Tubuhnya kini terlihat jauh lebih kurus dibandingkan sebelumnya.
Hal tersebut merupakan dampak dari rangkaian masalah kesehatan yang ia alami dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam kemunculannya di program Rumpi No Secret pada Selasa (7/4/2026), Veri mengungkap titik awal gangguan yang ia rasakan terjadi sejak 2018.
Ia menyebut kondisi tersebut bermula dari tekanan non-medis yang perlahan berkembang menjadi masalah fisik.
Baca juga: Nasib Veri AFI, Dulu Idola Kini Namanya Tercemar Pinjol, Tubuh Kurus karena Sakit Sulit Makan Minum
Awalnya, gangguan terjadi pada lambung. Namun, seiring waktu, kondisi itu semakin kompleks hingga memicu kecemasan berlebih dan berujung pada psikosomatis.
"Medisnya yang pertama kali kena itu lambung. Lambung medisnya, terus merembet-merembet, jatuhnya jadi anxiety, terus jadi psikosomatis," kata Veri dalam tayangan Rumpi Trans TV, Selasa (7/4/2026), dikutip dari Grid.ID.
Tekanan mental yang ia pendam bertahun-tahun akhirnya berdampak langsung pada tubuhnya.
Salah satu penyakit yang dideritanya adalah GERD dalam kondisi cukup parah. Bahkan, hanya dengan mencium aroma makanan saja, ia sudah merasa mual hebat.
Sensasi panas di dada pun kerap muncul, membuat aktivitas makan dan minum menjadi sangat menyakitkan.
"Nyium aroma makanan aja tuh eneg, udah eneg duluan. Sampai yang benar-benar rasa dada kebakar, panas, jangankan makan, minum air putih aja tuh udah nggak bisa. Sakit banget," tambahnya.
Baca juga: Nasib Veri AFI Jadi Korban Penipuan Pinjol, Bermula Kepo Iklan Hingga Ingin Coba-coba: Masa Iya?
Tak hanya itu, kondisi kesehatannya semakin menurun ketika penglihatannya ikut terganggu. Veri didiagnosis mengalami ablasio retina yang menyebabkan mata kirinya kehilangan fungsi secara total.
Kehilangan tersebut menjadi pukulan berat baginya, terutama karena ia memiliki minat besar di bidang desain grafis sejak kecil.
Kini, keterbatasan penglihatan membuatnya harus beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari yang jauh lebih menantang.
"Mata kiri aku udah nggak bisa melihat. Sementara desain grafis itu cita-cita aku dari kecil. Dan di situ aku tuh yang ngerasa kayak semuanya bener-bener runtuh," curhat Veri pilu.
"Kebayang nggak sih hidup dengan cuman bisa melihat dari satu mata? Dan kamu nggak bisa melakukan apa yang kamu sukai," sambungnya.
Selain berdampak pada fisik, kondisi ini juga memengaruhi kepercayaan dirinya. Sejak 2019, Veri memilih menutup media sosialnya karena merasa tidak aman dan khawatir terhadap penilaian orang lain.
Di tengah masa sulit itu, dukungan dari sahabat-sahabat lamanya menjadi titik terang.
Rekan-rekan Veri sesama alumni AFI seperti Juna, Vian dan Dicky tetap setia mendampingi, bahkan saat ia harus bolak-balik menjalani perawatan di IGD.
"Karena aku dulu pernah membantu di usahanya mereka sebelum-sebelumnya, tiba-tiba aku memutuskan menarik diri, mereka menanyakan kenapa? Ada apa? Kan pada saat aku berkali-kali masuk IGD mereka telepon, sampai kemarin di momen di hari besar sekalipun gak ada satupun WhatsApp selain mereka," ungkapnya.
Dari pengalaman tersebut, Veri akhirnya menyadari pemulihan dirinya bukan hanya soal pengobatan fisik.
Ia menemukan ketenangan mental dan dukungan emosional justru menjadi kunci utama untuk bangkit.
Kini, ia perlahan mencoba kembali menjalani hidup dengan lebih terbuka, menerima kondisi yang ada, dan belajar menguatkan diri dari dalam.
"Ternyata kuncinya ada di psikis. Ternyata aku butuh dukungan orang-orang seperti ini. Bukan lambungku yang perlu diobatin, tapi pikiran," pungkas Veri.
Baca juga: Sebulan Kesulitan Makan karena GERD, Penampilan Veri AFI Kini Berubah, Kondisi Tubuhnya Disorot
Sebelumnya, kabar terbaru Veri AFI terungkap lewat salah satu unggahan Instagram @arjuna_afi_prima.
Dalam unggahan tersebut, penampilan Veri AFI kini membuat pangling lantaran tampak lebih kurus.
Dalam unggahannya di Instagram, Arjuna menulis caption singkat. "Luwesin aja @very_well_07 biar gak lemesss," tulisnya.
Tampak keduanya tengah berjoget TikTok. Penampilan Veri AFI yang semakin kurus membuat pangling. Bahkan terpantau beberapa netizen berkomentar menanyakan kondisi Veri.
"Kak Very kurusan bgt yah sekarang," tulis akun @ov**.
Sementara, Arjuna menyebut mungkin sahabatnya itu sedang diet sehingga berat badannya turun dibandingkan tahun sebelumnya.
"Diet dia kayaknya @very_well_07," tulisnya.
Veri Affandi, yang dikenal sebagai Veri AFI adalah juara pertama Akademi Fantasi Indosiar (AFI) musim pertama pada 2003–2004.
Dalam grand final acara tersebut pada 2004, Veri Affandi berhasil mengalahkan dua saingannya, yaitu Kia dan Mawar.
Kemenangan Veri Affandi dalam AFI 1 membuat namanya tiba-tiba populer dan sering muncul di berbagai panggung dan layar kaca.
Namun, seiring berjalannya waktu, karier Veri Affandi di dunia hiburan mulai meredup.
Meskipun begitu, dia masih sering tampil sebagai penyanyi dan menjadi pembawa acara.
Veri Affandi berasal dari Medan dan lahir pada 7 Januari 1983.