BOLASPORT.COM - PSBS Biak menjadi tim bermasalah di Super League 2025/26 yang terancam paling cepat terdegradasi.
Super League 2025/26 tidak lepas dari permasalahan menahun sepak bola Indonesia, yaitu krisis finansial klub.
Musim lalu di Liga 1 2024/25, terdapat PSIS Semarang yang menderita di kasta tertinggi.
PSIS yang saat itu dimiliki Yoyok Sukawi diketahui melakukan tunggakan gaji terhadap sejumlah besar pemain.
Performa tim pun terdampak, termasuk pengunduran diri pelatih asing asal Malta, Gilbert Agius.
Pelatih pengganti Muhammad Ridwan tak bisa menghentikan Mahesa Jenar yang terjun bebas ke Liga 2.
Saat musim berakhir, PSIS terdegradasi dengan poin menyedihkan 25 poin sehingga finis sebagai juru kunci.
Krisis PSIS rupanya berlanjut hingga di kasta kedua, yang membuat klub legendaris itu terancam degradasi beruntun ke Liga 3.
Untung saja terdapat investor baru yang mengambil alih klub dari Yoyok Sukawi dan PSIS kini berada di luar zona degradasi Championship.
Beralih ke Super League musim ini, terdapat satu lagi klub yang bermasalah sejak awal musim, yaitu PSBS Biak.
Krisis finansial PSBS terbaca dari eksodus pemain pada awal musim dan keputusan menjadi musafir di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Saat musim berjalan, pelatih Divaldo Alves sempat mengungkap pemain dan dirinya mengalami gaji tersendat selama beberapa bulan.
Divaldo Alves pun dipecat pada Desember lalu dengan kondisi tim berkutat di papan bawah.
Kini PSBS ditangani Marian Mihail, pelatih asal Rumania itu tak sungkan mengungkap borok tim.
Marian Mihail "speak up" usai Badai Pasifik dihantam Bali United dengan skor 6-1, Senin (6/4/2026).
"Dari rencana satu bulan persiapan yang kami susun, kami hanya efektif berlatih selama sepuluh hari saja," kata Mihail dilansir BolaSport.com dari Tribun Bali.
"Ada beberapa masalah internal, kami tidak bisa menjalankan program latihan sesuai rencana.
"Ketika situasi sulit, pemain harus bermain dengan hati dan pengorbanan," tambahnya.
Damianus Putra dkk kini mengalami empat kekalahan beruntun dan mendekam di dasar klasemen dengan hanay 18 poin.
Jika situasi tak berubah, PSBS bisa menjadi tim pertama yang terdegradasi dari kasta tertinggi musim ini.