TRIBUNHEALTH.COM - Teh rosemary merupakan salah satu minuman yang kaya manfaat untuk kesehatan.
Rosemary mengandung senyawa antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi.
Ini membuat tanaman ini bermanfaat dalam mengatur kadar gula darah, mendukung kesehatan otak, serta sederet manfaat lainnya.
Melansir kanal kesehatan Healthline, berikut ini penjelasan lengkapnya.
Rosemary mengandung antioksidan yang membantu melindungi tubuh Anda dari kerusakan oksidatif dan peradangan, yang dapat menyebabkan penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.
Misalnya senyawa yang dinamakan asam rosmarinik dan asam karnosik.
Senyawa dalam teh rosemary juga mungkin memiliki sifat antimikroba, yang dapat membantu melawan infeksi.
Baca juga: 5 Minuman Pengganti Teh dan Kopi jika Sedang Diet Penurunan Berat Badan
Studi telah menunjukkan bahwa senyawa dalam teh rosemary dapat menurunkan gula darah.
Beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa ini dapat meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam sel otot, sehingga menurunkan gula darah.
Dengan demikian, rosemary berpotensi untuk digunakan dalam mengelola gula darah tinggi pada penderita diabetes.
Meski bukti ilmiah belum bisa dipastikan, menghirup rosemary menimbulkan sensasi menenangkan.
Satu studi menemukan bahwa mengonsumsi 500 mg rosemary oral dua kali sehari selama 1 bulan secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan daya ingat serta kualitas tidur di antara mahasiswa, dibandingkan dengan plasebo.
Minum dan menghirup senyawa dalam teh rosemary juga disebut bisa membantu meningkatkan suasana hati dan daya ingat.
Baca juga: 7 Jenis Teh Terbaik untuk Atasi Sulit Tidur agar Lebih Nyenyak
Senyawa dalam teh rosemary dapat melindungi kesehatan otak.
Studi menunjukkan bahwa rosemary dapat mencegah efek negatif penuaan otak, bahkan menunjukkan efek perlindungan terhadap penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
Studi pada hewan telah menemukan bahwa menambahkan ekstrak rosemary ke pengobatan oral lainnya dapat memperlambat perkembangan penyakit mata terkait usia.
Studi pada hewan dan eksperimen lainnya menunjukkan bahwa asam rosmarinik dalam rosemary menunda timbulnya katarak dan mengurangi keparahannya
Rosemary tetap tidak menggantikan obat dan tidak bisa digunakan sebagai treatment untuk menyembuhkan penyakit tertentu.
Cukup dapatkan manfaatnya dengan minum teh rosemary sebagai bagian dari diet sehat dan seimbang.
(TribunHealth.com)