Laporan wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan berat terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto, tepatnya di KM 698+800 jalur A, Jumat (10/4/2026) pagi sekitar pukul 07.10 WIB.
Peristiwa ini berujung tragis setelah dua orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban tewas adalah Muhamad Diki Padeva (26), pengemudi truk Colt Diesel dengan nomor polisi N-8273-EA asal Blitar. Sementara satu korban lainnya yang merupakan kernet masih dalam proses identifikasi oleh petugas.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat truk Colt Diesel bermuatan paket melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya.
Diduga, pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk hingga akhirnya menabrak dump truk bermuatan tanah bahan keramik bernopol KT-8985-DO yang berada di depannya.
Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana, menjelaskan bahwa benturan keras tidak dapat dihindari karena jarak yang sudah terlalu dekat.
Baca juga: Baru Tahu Muridnya Sendiri Korban Kecelakaan, Guru Menyesal Tak Bantu Selamatkan saat Melintasi TKP
"Akibatnya, bagian depan truk Colt Diesel mengalami kerusakan parah," ucapnya dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com.
Dump truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dikemudikan Ahmad Taufik (35), warga Kediri, dengan kernet Ahmad Noval (21). "Keduanya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius," ujarnya melanjutkan.
Petugas dari PJR bersama pengelola tol segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi korban, olah tempat kejadian perkara, serta pengaturan arus lalu lintas dilakukan guna menghindari kemacetan panjang.
Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dan arus lalu lintas relatif lancar. "Kecelakaan diduga kuat dipicu oleh faktor kelelahan pengemudi," bebernya.
Kerugian materi akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 45 juta. Hingga kini, kasus kecelakaan masih dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Jombang untuk penyelidikan lebih lanjut.